PSBB Jadi Kesempatan Semakin Dekat dengan Anak, Berikut 10 Tipsnya

Kamis 15 Oktober 2020 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 612 2293990 psbb-jadi-kesempatan-semakin-dekat-dengan-anak-berikut-10-tipsnya-Tb9N0GlLbF.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MASA Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mungkin membuat kita sulit bepergian dan selalu dibayangi kekhawatiran ketika harus mengunjungi sebuah tempat yang ramai dengan orang. Tapi, ada juga dampak positif dari PSBB ini.

Mungkin, ketika pandemi ini tidak ada, kita disibukan dengan segala macam pekerjaan hingga tidak memiliki waktu bersama keluarga. Apalagi bagi mereka yang memiliki anak, mungkin akan kesulitan menemukan waktu untuk bermain bersama anak.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika masa PSBB ini kita gunakan untuk memindahkan pusat kehidupan kita ke dalam rumah. Berikut adalah beberapa dasar untuk difokuskan selama masa-masa sulit ini:

Ritme

Hanya karena kita bekerja dan belajar dari jarak jauh bukan berarti kita dapat memperlakukan setiap hari seperti hari Sabtu. Bangun pada jam yang konsisten dan lanjutkan dengan jam produktif kerja hingga saat makan siang.

Jam makan

Duduklah untuk makan bersama. Anda mungkin akan kesulitan untuk menemukan waktu berkumpul bersama hingga tiga kali sehari di lain kesempatan. Selain itu, makan di rumah mempermudah kita untuk memperoleh asupan yang sehat dan porsi yang pas.

keluarga

Screentime

Jangan tergoda untuk menggantungkan diri pada layar handphone atau komputer untuk menyibukkan anak di rumah. Tetapkan screentime reguler untuk anak-anak Anda; misalnya satu jam per hari untuk permainan komputer.

Kontrol informasi

Ada banyak ketidakpastian saat ini, tidak ada informasi atau berita yang cukup untuk mengisi lubang kecemasan yang dirasakan. Belajarlah untuk memperhatikan alur informasi yang dapat kita kontrol, terutama untuk anak-anak Anda.

Rekreasi

Bangun rutinitas untuk bersenang-senang bersama, misalnya dengan pertandingan persahabatan ping pong atau bulu tangkis dengan semua anggota keluarga. Pastikan semua ambil bagian, baik sebagai pemain, wasit, atau sekadar ball boy.  

Film

Buat semacam "festival film keluarga" seputar tema-tema tertentu. Misalnya, film dari tahun 1980-an, film aksi, film dengan tema liburan, atau film oleh satu aktor atau sutradara tertentu untuk menghargai perjalanan karier mereka.

Kreativitas

Jika tugas sekolah dan pekerjaan sehari-hari telah habis, mintalah anak-anak menghabiskan setidaknya satu jam per hari untuk berkreasi seperti menulis, menggambar sesuatu, membuat playlist musik, dan lainnya. Juga cobalah untuk menumpuk beberapa e-book dari aplikasi ReadingIQ atau beli buku biasa secara daring - membaca bersama adalah cara yang tenang untuk menghabiskan waktu.

Udara segar

Melatih jarak sosial bukan berarti kita tidak bisa keluar rumah sama sekali. Buatlah komitmen untuk keluar berjalan-jalan bersama setiap hari di sekitar tempat tinggal. Aktivitas ini membantu kita merasa terhubung dan berkomunikasi satu sama lain.

Ibadah

Ini adalah saat yang tepat untuk melatih kebiasaan ibadah Anda secara pribadi maupun sebagai keluarga. Tutup setiap hari dengan 10-15 menit doa hening atau lakukan rutinitas ibadah malam Anda bersama anak-anak.

Menjangkau keluar

Kita telah diberkati dengan kesehatan yang baik - sebuah berkah yang tidak dimiliki semua orang. Tidak ada salahnya untuk membagi berkah kepada orang-orang yang merasa rentan seperti saling memerhatikan keadaan keluarga besar maupun tetangga atau menyumbang ke organisasi nonprofit lokal. Kita dapat bekerja bersama untuk membuat komunitas kita lebih baik.

Ingin tahu lebih lanjut tentang first class Lifestyle, silakan klik HighEnd-Magazine.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini