Moms, Kenali Gejala Awal Asma pada Anak

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 15 Oktober 2020 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 612 2294230 moms-kenali-gejala-awal-asma-pada-anak-LWoxDcdb1a.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

APAKAH Anda memiliki keluarga yang memiliki penyakit asma? Jika iya, bisa jadi anak Anda juga mengalami penyakit yang sama.

Memamg, penyakit asma ini dapat disebabkan oleh dua faktor, yakni lingkungan dan genetik. Jika salah satu anggota keluarga mengidap penyakit ini, Anda harus ekstra hati-hati karena tidak menutup kemungkinan Anda atau mungkin anak Anda juga mengidap penyakit tersebut.

Terkadang asma bisa timbul secara tiba-tiba disebabkan karena adanya alergi. Namun asma juga bisa timbul akibat menurunnya imunitas tubuh sehingga mudah terserah penyakit pernapasan yang berujung pada asma.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Subdirektorat Penyakit Paru Kronis dan Gangguan Imunologi, dr. Theresia Sandra Diah Ratih, MHA. Menurutnya tanda-tanda asma pada anak bisa dideteksi dengan gejala batuk dan pilek secara terus-menerus.

“Pada anak terlihat melalui batuk pilek yang terus-menerus. Ada juga tanda khusus yang terlihat seperti suara menyerupai kucing yang ada di dalam dadanya. Jadi bunyi ngik, ngik, ngik,” tutur dr. Theresia, dalam acara Healthy Lung.

Asma anak

Jika sudah mengetahui gejala yang asma yang ditunjukkan seorang anak. Maka alangkah lebih baik untuk segera pergi ke dokter untuk mencari penyebabnya. Pasalnya penyebab orang mengalami asma pasti berbeda antara satu dengan yang lainnya.

“Untuk tahu lebih lanjut harus bawa ke dokter dan mereka akan mencari penyebab apa seseorang terkena asma, tiap orang berbeda beda. Bisa dari infeksi flu menjadi penyebab asma. Yang paling banyak terjadi karena asap rokok, debu, kutu (tungau),” sambungnya.

Dokter Theresia pun menganjurkan kepada setiap keluarga yang menderita asma untuk menghindari beberapa benda di dalam rumah. Pasalnya terdapat beberapa benda di dalam rumah yang dapat memicu terjadinya asma.

“Kalau anggota keluarga ada yang mengalami asma, cenderung tak dianjurkan memiliki karpet, walpaper dan lain sebaginya. Jika punya tirai disarankan yang terbuat dari katun sehingga tak menyimpan debu," tutur dia.

Dia menambahkan, keluarga penderita asma juga harus punya pereda asma berupa reliever dan pengontrol asmanya. "Kalau mulai sesak harus dipakai relievernya,” tuntasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini