Begini Cara Aman Naik Ojol di Tengah Pandemi Covid-19

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Jum'at 16 Oktober 2020 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 481 2294723 begini-cara-aman-naik-ojol-di-tengah-pandemi-covid-19-83TDKwOMz6.jpg Naik ojol (Foto: Okezone)

Di tengah pandemi Covid-19 masih banyak pekerja yang naik ojek online (ojol) untuk pergi ke kantor. Sebab ojol merupakan salah satu transportasi publik yang penting.

Untuk naik ojol ada protokol kesehatan yang harus dilakukan agar aman dari Covid-19.

 naik ojol

Ketua Junior Doctors Network Indonesia Andi Khomaini mengatakan, selain menjalankan protokol kesehatan, para supir ojol juga harus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat pada masa pandemi Covid-19. Hal ini merupakan panduan penting bagi pengemudi dan penumpang agar tidak menularkan ataupun tertularkan.

"Kalau penumpang dan pengemudi ojek masing-masing menerapkan protokol kesehatan, maka tidak akan ada yang tertular dan menularkan," ujar Andi belum lama ini.

Andi mengingatkan, dalam masa adaptasi kebiasaan baru, bagi para penumpang dan pengemudi diharapkan untuk selalu menggunakan masker, cuci tangan, serta menggunakan helm sendiri. Pastikan helm memiliki penutup di bagian wajah.

"Penerapan protokol kesehatan pada ojol dengan memakai masker, sering cuci tangan, dan menggunakan helm milik sendiri yang mempunyai penutup di bagian wajah. Hal ini tentu meminimalisir penularan Covid-19," kata Andi yang merupakan Dokter Spesialis Penyakit Dalam.

Sementara itu, Adilla Lestari, seorang pengemudi ojol, menyatakan bahwa sejak diperbolehkan beroperasi kembali, ia dan rekan-rekannya telah menerapkan protokol kesehatan.

"Pengemudi dibekali hand sanitizer dan masker. Jika ada penumpang yang tidak membawa masker, kami akan memberikan masker untuk penumpang. Selain itu helm yang digunakan yang memiliki penutup di bagian wajah," tandas Adilla.

Adilla menambahkan, operator ojol juga memberikan partisi yang dipasang di antara pengemudi dan penumpang agar menghindari penularan Covid-19.

"Kami diberikan partisi yang dipasang di punggung pengemudi sebagai pembatas. Selain itu, motor disemprotkan disinfektan secara rutin dan pembayaran lebih banyak menggunakan uang elektronik daripada tunai," tutur Adilla.

 Baca juga: Serunya Pevita Pearce Have Fun, Berbikini di Curug hingga Nyantai di Pantai

Jadi, jika Anda pengguna layanan ojol, jangan lupa untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Saling menjaga untuk mencegah penularan Covid-19.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini