Perawatan PRP Solusi Atasi Rambut Rontok Akibat Stres Selama Pandemi

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 16 Oktober 2020 11:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 611 2294562 perawatan-prp-solusi-atasi-rambut-rontok-akibat-stres-selama-pandemi-gUX26bz86B.jpg Richard Kyle jalani perawatan PRP (Foto : ZAP)

Pandemi Covid-19 menimbulkan dampak kesehatan yang terkadang tidak disadari. Salah satunya, tak jarang orang yang mengalami rambut rontok.

"Kondisi kerontokan rambut yang kronis disebut dengan telogen effluvium. Salah satu penyebabnya adalah stres psikologis yang membuat berkurangnya jumlah folikel atau tempat tumbuhnya rambut. Akibatnya, rambut mengalami fase telogen atau istirahat. Hal inilah yang memicu rambut menjadi rontok,” ujar dr. Endi Novianto, SpKK(K), FINSDV, FAADV, Medical Advisor MEN/O/LOGY by ZAP saat webinar bertajuk Ampuhnya Darah Sendiri Mengatasi Permasalahan Kulit Kepala, Kamis 15 Oktober 2020.

Ia mengatakan, hal ini berkaitan dengan perubahan pola hidup, interaksi sosial yang terbatas, resesi ekonomi dan segala ketidakpastian di masa depan. Hal ini dapat dengan mudah memicu stres.

Richard Kyle

"Walaupun mungkin seseorang tidak merasakannya, tubuh dapat memberikan respon berbeda terhadap stressor ini," katanya.

Baca Juga : Tips Mencegah Rambut Rontok saat Pergantian Musim

Lebih lanjut, Telogen effluvium dapat dialami oleh laki-laki maupun perempuan dari berbagai rentang usia. Mereka dapat kehilangan 150-400 helai rambut perhari, melebihi jumlah kerontokan normal yang berkisar 50-100 helai per hari.

Kondisi tersebutb biasanya baru diketahui beberapa bulan setelah mengalami stres, ketika pitak atau kebotakan mulai terlihat. Meski tidak bersifat permanen, pemulihan rambut rontok ini membutuhkan waktu beberapa bulan hingga satu tahun lamanya. Oleh karenanya, perkembangan teknologi mengobati rambut rontok parah dapat dilakukan dengan perawatan platelet-rich plasma atau PRP.

"Proses PRP dilakukan dengan mengambil sedikit darah pasien dan mengaplikasikannya dengan alat vital injector. Darah kemudian diolah menjadi plasma darah kaya trombosit yang kandungannya dapat mencapai 5-10 kali lipat konsentrasi normal," terangnya.

Plasma ini mengandung ratusan protein dan growth factor yang ketika diinjeksikan kembali ke kulit kepala pasien akan memberi nutrisi, serta mampu merangsang folikel pertumbuhan rambut secara efektif.

PRP Treatment

Tindakan perawatan ini hanya berlangsung selama tiga puluh menit, diawali dengan mengambil darah pasien, untuk selanjutnya diolah dengan teknologi khusus.

"Area yang akan di-treatment dibersihkan, kemudian dilakukan injeksi, lalu dilanjutkan dengan pengaplikasian aktivator PRP," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini