Ilmuwan Berencana Perangi Demam Berdarah Dengue dengan Bakteri Wolbachia

Wilda Fajriah, Jurnalis · Sabtu 17 Oktober 2020 00:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 612 2294994 ilmuwan-berencana-perangi-demam-berdarah-dengue-dengan-bakteri-wolbachia-trSFRbIKQd.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PENYAKIT demam berdarah dengue (DBD) memang masih menjadi penyakit mematikan di Asia Tenggara dan belahan dunia lainnya. Kasus infeksi virus dengue atau DBD setiap tahunnya terus meningkat.

Oleh karena itu, para peneliti pun berupaya menghalangi kemampuan serangga untuk menularkan virus termasuk demam berdarah tanpa menekan populasi nyamuk. Menurut laporan South China Morning Post, peneliti menyuntikkan nyamuk Aedes aegypti dengan bakteri alami yang disebut Wolbachia.

Peneliti berasal dari Universitas Monash Australia yang terlibat dalam World Mosquito Programme (WMP) dan mitranya di Indonesia, Tahija Foundation dan Universitas Gadjah Mada, terbukti telah menginfeksi nyamuk dengan Wolbachia selama tiga tahun terakhir dan pada Agustus lalu merilis hasil uji cobanya yang dilakukan di Yogyakarta.

Terkait dengan masifnya kasus demam berdarah, WMP menjelaskan ada dua faktornya, pertama nyamuk Aedes aegypti cenderung hidup di dekat perkotaan, dan seiring dengan pertumbuhan populasi kota, nyamuk memiliki peluang untuk makan dan berkembang biak dengan baik.

"Misalnya saja perencanaan kota yang buruk, layanan dan infrastruktur publik yang tidak memadai, seperti kurangnya akses ke air leding, dan pertumbuhan perjalanan dan perdagangan yang mana ini semakin menciptakan kondisi lingkungan yang baik untuk si nyamuk berkembang biak," kata Rachel Lowe, seorang profesor dan Royal Society Dorothy Hodgkin Fellow yang berbasis di London School of Hygiene and Tropical Medicine.

Baca Selengkapnya: Peneliti Indonesia Temukan Solusi Hentikan Wabah DBD

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini