Alami Gangguan Tidur Sejak Pandemi? Mungkin Anda Kena Coronasomnia

Wilda Fajriah, Jurnalis · Sabtu 17 Oktober 2020 03:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 17 612 2294998 alami-gangguan-tidur-sejak-pandemi-mungkin-anda-kena-coronasomnia-61NJS7SSBK.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANYAK orang nampaknya mengalami stres akibat pandemi ini. Tidak bisa bertemu orang yang disayang atau karena mata pencariannya terganggu.

Hal ini pun bisa menimbulkan stres dan mengganggu pola tidur, yang kemudian disebut coronasomnia. Profesor klinis kesehatan UC Davis di Department of Psychiatry and Behavioral Sciences, Angela Drake telah mengobati gangguan tidur dan menangani insomnia tanpa pengobatan.

“Insomnia adalah masalah sebelum covid-19. Sekarang pada masa pandemi peningkatannya sangat besar,” kata Angela seperti dikutip dari UC Davis Health.

tidur

Sebuah laporan dari National Institutes of Health menyebutkan pada masa awal pandemi tingkat insomnia yang naik secara signifikan sedara klinis, termasuk stres, kecemasan, dan depresi yang lebih akut. Bahkan, sebelum masa pandemi sebenarnya ahli medis telah mengkhawatirkan terjadinya peningkatan insomnia beserta dampaknya terhadap fisik dan emosional.

“Sebagai manusia, kita membutuhkan rangsangan, perlu ada variasi dalam aktivitas kehidupan. Ketika hidup yang berulang, kurang stimulasi, kurang aktivitas akan berdampak pada kualitas tidur yang buruk,” kata Angela.

Baca Selengkapnya: Kenali Coronasomnia, Gangguan Tidur Akibat Pandemi Virus Corona

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini