Pengakuan Penyintas Covid-19, Stres Bikin Sembuhnya Lama

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 17 Oktober 2020 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 17 612 2295139 pengakuan-penyintas-covid-19-stres-bikin-sembuhnya-lama-kmt3cJWcDI.jpg Stres akibat Covid-19 (Foto: Freepik)

Mengendalikan stres saat sakit ternyata benar-benar berdampak pada proses penyembuhan. Ini yang dibuktikan Andi, penyintas Covid-19.

Andi menceritakan kalau dirinya sempat mengalami stres yang sangat parah saat menjalani proses penyembuhan dan itu yang membuatnya sembuh lebih lama. "Saya sempat stres berat dan karena itu penyembuhan Covid-19 yang saya jalani lebih lama dari yang lain," ungkapnya dalam sesi Talkshow di Okezone Stories, kemarin.

Stres yang dialami Andri berkaitan dengan banyak hal, salah satunya adalah soal orang-orang yang menanyakan kenapa dirinya bisa terpapar Covid-19. "Kalau sudah ada orang yang tanya gitu, saya langsung stres."

 Pandemi virus corona

Karena itu, Andi pun memilih untuk menjauhkan dirinya dari paparan ponsel dan berita dari sumber manapun. Ia hanya menggunakan ponsel kalau mau memberi kabar ke keluarganya yang semuanya terinfeksi Covid-19. Selebihnya tidak dipegang sama sekali.

Begitu juga dengan asupan informasi berita, baik itu berita online atau televisi, Andi mengaku benar-benar sangat membatasi. Sebab, dirinya pernah membaca suatu artikel dan setelah itu stresnya muncul kembali.

"Jadi pernah, suatu hari saya baca cerita tentang kapan indera penciuman pasien Covid-19 kembali normal dan dikatakan sampai 3 bulan. Setelah itu saya jadi kepikiran dan stres," terangnya.

Lalu, ia ceritakan informasi itu ke pasien lain yang sama dirawat di Wisma Atlet, Jakarta. Jawab teman-teman kompak, "Itu tergantung dari bagaimana tubuh memperbaiki diri sendiri. Jadi, jangan jadi patokan." Setelah mendengar itu, saya sedikit lega dan benar-benar tidak memegang ponsel.

Menurut Andi, saat Anda terinfeksi Covid-19 sebisa mungkin jangan mencari sumber stres. Momen penyembuhan itu jadikan sebagai waktu istirahat total.

"Benar-benar jauhi diri Anda dari hp karena itu bisa mengubah pikiran Anda jadi buruk,' tegasnya.

Andi menjalani proses penyembuhan Covid-19 di Wisma Atlet Jakarta selama 3 minggu 1 hari. Menurutnya, itu durasi waktu yang lama dan bisa terjadi ketika dirinya stres.

Sebab, ia pernah bertemu dengan pasien Covid-19 lain dan bisa sembuh hanya dalam durasi waktu 7 hari saja. "Jadi, dia tes swab-nya bareng sama saya tapi masuknya belakangan dari saya, eh keluarnya bareng saya," ceritanya.

Baca juga: Manfaat Jahe saat Musim Hujan, Apa Saja?

Selain mengelola stres dengan sangat baik, Andi pun menyarankan pasien Covid-19 yang sekarang sedang berjuang untuk menaati minum obat secara disiplin, tetap berolahraga ringan, mengonsumsi makanan yang sehat dan tambahkan menu buah-buahan, istirahat yang cukup, dan minum susu.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini