Mengenal Anthrophobia, Fobia Takut Bertemu Manusia yang Tenar saat Pandemi

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 18 Oktober 2020 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 18 612 2295606 mengenal-anthrophobia-fobia-takut-bertemu-manusia-yang-naik-saat-pandemi-91b9xn7P1y.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SEJARAH baru mencatat, gara-gara pandemi Covid-19, orang yang mengalami anthropophobia meningkat tajam. Anthropophobia atau anthrophobia adalah kondisi ketika seseorang memiliki rasa takut untuk berhadapan dengan manusia.

Bahkan, hasil studi menyebut fobia tersebut menjadi fobia paling banyak dicari di Google tahun ini. Diambil dari data Google Tren, kata 'antropofobia' memuncak pencariannya di antara 19 hingga 25 April ketika krisis virus korona terjadi dan lockdown mulai diberlakukan di banyak negara.

Hasil laporan sebelumnya pernah diperlihatkan Psych News Daily bahwa antropofobia sudah ada sejak tahun kemarin, tapi di momen pandemi Covid-19, jumlahnya naik 5 kali lipat. Ini memperlihatkan bahwa 22 persen masyarakat mengalami ketakutan pada manusia.

gejala covid

Di sisi lain, Menurut laporan New York Post, khusus di New York, ketakutan yang paling banyak ditelusuri adalah filopobia atau ketakutan akan jatuh cinta atau menjalin hubungan yang lebih serius. Beda cerita dengan yang terjadi di Florida, masyarakat di sini mengalami ketakutan germophobia atau takut berkomitmen dalam ikatan pernikahan.

Kalau di California, masyarakat di sana ternyata takut tidak memiliki ponsel atau yang biasa disebut dengan istilah nomophobia.

Studi ini pun menemukan bahwa orang-orang di New Jersey takut kegelapan selama pandemi Covid-19. Lalu, di Massachusetts orang-orangnya takut dengan kegagalan, dan Indiana takut sendirian.

Hasil studi ini berdasar pengamatan peneliti dari Google Trends selama 10 bulan terakhir. Kalau Okezoners sendiri, selama pandemi ini mengalami ketakutan apa nih?

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini