5 Manfaat Jahe Berdasarkan Sains yang Perlu Anda Ketahui

Wilda Fajriah, Jurnalis · Senin 19 Oktober 2020 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 19 481 2296073 5-manfaat-jahe-berdasarkan-sains-yang-perlu-anda-ketahui-R0Kr6oKnyB.jpg (Foto: Shutterstock)

Akar jahe biasanya digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Jahe memberi makanan kita rasa, aroma yang unik dan memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.

Jahe memiliki khasiat mulai dari meredakan gejala pilek hingga mengurangi keasaman. Cukup banyak manfaat jahe bagi kesehatan.

Okezone akan memberi tahu Anda lima manfaat kesehatan terpenting dari jahe seperti dikutip Times of India pada Senin (19/10/2020).

Jahe mencegah kerusakan sel

Jahe sangat kaya akan antioksidan daripada banyak makanan lainnya. Hanya delima dan berry melampaui hal ini dalam hal konten antioksidan. Antioksidan membantu mencegah stres oksidatif, sebuah proses yang terkait dengan penyakit seperti diabetes, stroke dan kanker.

Stres oksidatif terjadi bila terlalu banyak molekul radikal bebas yang diproduksi oleh proses metabolik. Antioksidan membantu menstabilkan radikal bebas dan mencegah stres oksidatif dan dengan demikian mencegah kita dari penyakit.

Sebuah studi yang dilakukan pada 2017 menguji efek antioksidan dari jahe pada pasien kanker yang menerima kemoterapi. Pasien yang menerima ekstrak jahe harian memiliki tingkat antioksidan yang lebih tinggi dan tingkat tekanan oksidatif yang lebih rendah daripada kelompok plasebo.

Jahe membantu mengatur kadar gula darah

Ada bukti yang menunjukkan bahwa jahe dapat membantu mengendalikan kadar gula darah pada orang dengan diabetes tipe 2. Orang yang mengambil 2 gram bubuk jahe per hari telah memperbaiki gula darah.

Studi lain menemukan bahwa mengambil kapsul jahe mengurangi tingkat gula darah pada wanita yang menderita diabetes gestasional.

Jahe mengandung anti inflamasi

Kelebihan radikal bebas dapat menyebabkan peradangan, yang merupakan respon alami tubuh terhadap benda asing yang berbahaya. Peradangan hilang saat tubuh Anda menyembuhkan. Tapi jika seseorang memiliki stres oksidatif, bisa menyebabkan peradangan kronis. Peradangan kronis dapat menyebabkan penyakit seperti serangan jantung dan nyeri kronis seperti arthritis.

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2001 menemukan bahwa pasien dengan osteoartritis yang mengambil ekstrak jahe dua kali sehari selama enam minggu telah mengurangi rasa sakit lutut yang disebabkan oleh peradangan.

 Akar jahe biasanya digunakan untuk mengobati berbagai penyakit.

Baca juga: Populasi Kiwi di Dunia Menurun Akibat Penyakit Misterius

Jahe dapat mengurangi rasa sakit saat menstruasi

Jahe bekerja sebagai obat untuk kram menstruasi. Ini menekan bahan kimia yang membuat kontrak rahim dan menyebabkan rasa sakit.

Dalam sebuah penelitian, ditemukan bahwa 750-2000 mg bubuk jahe dapat membantu meringankan rasa sakit selama tiga hari pertama dari siklus menstruasi.

Jahe bisa membantu meredakan mual

Ini adalah fakta bahwa jahe dapat membantu mengurangi gejala mual dan muntah. Ini adalah obat yang aman dan efektif untuk wanita hamil yang mendapatkan morning sickness.

Dalam sebuah studi kecil yang dilakukan pada 2019, ditemukan bahwa ibu hamil yang mengambil 250 mg kapsul jahe selama empat hari mengalami mual dan muntah kurang dari wanita lain yang tidak mengambil kapsul.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini