Selama Pandemi, Pasien Komorbid Perlu Banyak Minum Air dan Rutin Medical Check-Up

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 22 Oktober 2020 11:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 481 2297672 selama-pandemi-pasien-komorbid-perlu-banyak-minum-air-dan-rutin-medical-check-up-dYIaQ0bs23.jpg Pandemi virus corona (Foto: GMT)

Mengonsumsi suplemen sangat penting dilakukan selama pandemi Covid-19. Suplemen akan membantu meningkatkan imunitas tubuh agar terhindar dari infeksi penyakit.

Meski demikian, bagi sebagian orang khususnya dengan riwayat penyakit penyerta (komorbid) mengonsumsi suplemen adalah hal yang cukup menakutkan.

 perbanyak minum air putih

Sekadar informasi, orang dengan penyakit penyerta biasanya telah mengonsumsi banyak obat-obatan kimia sesuai dengan resep dokter. Tentunya mengonsumsi banyak obat-obatan dalam jangka waktu yang lama memiliki efek jangka panjang terhadap kesehatan tubuh.

Nutritionist and Disease Prevention, Emilia Achmadi mengatakan, pasien dengan riwayat penyakit penyerta yang sudah mengonsumsi banyak obat dalam jangka panjang harus memastikan dirinya tetap terhidrasi. Caranya dengan mengonsumsi air dengan cukup untuk menghindari masalah kesehatan.

“Kalau jumlah obat dimakan banyak pastikan asupan air tercukupi. Karena obat membutuhkan air untuk terkonsetrasi. Kalau kurang minum air maka akan menjadi masalah bagi kesehatan Anda,” ucap Emilia, dalam Press Launch Immusupport, Rabu (21/10/2020).

Emilia mengatakan salah satu organ dalam tubuh manusia yang paling sering terdampak akibat konsumsi obat-obatan secara terus-menerus adalah hati (liver). Sebab organ tubuh yang satu ini memiliki fungsi utama untuk menyaring racun.

Ia pun menyarankan masyarakat untuk melakukan cek tubuh secara teratur untuk memastikan semuanya dalam kondisi baik.

Baca juga: 4 Gaya Hijab Semi Formal Melody Laksani Eks JKT48, Simpel dan Cantik!

“Jadi kalau untuk memeriksa organ tubuh sehat harus dengan medical check-up. Jadi itu harus kita lakukan secara rutin untuk memastikan tubuh kita dalam kondisi normal. Fungsi ginjal, hati dan lainnya berjalan dengan baik,” tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini