Tak Perlu Ragu Suntikkan Vaksin Kanker Serviks, Sudah Dapat Sertifikat Halal Kok

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 22 Oktober 2020 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 481 2297902 tak-perlu-ragu-suntikkan-vaksin-kanker-serviks-sudah-dapat-sertifikat-halal-kok-zaz6Dwy6WM.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SAAT ini semua negara tengah menanti vaksin virus Corona Covid-19. Meski demikian, kita tidak boleh hanya terfokus pada vaksin virus corona saja.

Pasalnya, banyak virus lain yang bisa menyebabkan penyakit serius. Sebut saja vaksin Human Papilioma Virus (HPV) untuk mencegah kanker serviks.

Prof Dr Cissy B. Kartasasmita, Msc, PhD, SpA(K) menerangkan, lewat penelitian keampuhan vaksin HPV terbukti melawan serangan HPV, sehingga dapat mencegah kanker serviks. Pasalnya, vaksin HPV punya antibodi yang kuat dalam melawan virus saat masuk ke tubuh.

vaksin

"Virus ini adalah virus umum yang ditemukan di mana-mana dengan lebih dari 130 tipe dengan keganasan yang berbeda. Adapun tipe HPV yang paling ganas dapat menyebabkan terjadinya kanker serviks," tutur Prof Cissy.

Berdasarkan penelitian, proteksi maksimal bisa didapat melalui pencegahan primer berupa vaksinasi yang bisa mulai dilakukan pada anak berusia 9 tahun. Antibodi melawan virus HPV akan terbentuk lebih maksimal jika vaksinasi diberikan sejak dini.

Adapun teori kerja vaksin, lanjut Prof Cissy, suntikan pertama bekerja untuk menghasilkan sel memori dalam tubuh. Sel memori akan bereaksi ketika diberikan vaksinasi lanjutan sehingga ketika virusnya masuk, tubuh bisa langsung mengeluarkan antibodi untuk melawan.

Vaksin HPV yang diberikan dalam program ini adalah yang dapat melindungi tubuh dari empat tipe HPV (tipe 6, 11, 16, dan 18).

Vaksin ini pun telah mendapat sertifikat Halal dari Islamic Food and Nutrition Council of America (IFANCA), yang juga telah diakui oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI). "Kalau memang vaksinasi dianggap penting, seharusnya keterlambatan ini tidak terjadi,” ucap Prof Cissy.

Di Indonesia, terdapat proyek percontohan vakinasi HPV, pertama kali dilakukan di Jakarta pada 2016. Lalu pada 2018 pemerintah melanjutkannya menjadi program percontohan vaksinasi dengan menyasar para siswi kelas 5 SD dan sederajat di lima daerah yaitu Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Manado.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini