Jauhkan Anak dari Gadget, Psikolog: Ajak Nulis di Buku

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 22 Oktober 2020 09:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 612 2297617 jauhkan-anak-dari-gadget-psikolog-ajak-nulis-di-buku-LNlzjSDfqP.jpg Aanak belajar menulis (Foto: Hameray Publishing)

Selama pandemi berlangsung, banyak dari Anda mungkin mengalami masalah anak kecanduan gadget. Teknologi tersebut menjadi pelipur bosan bagi si anak saat di rumah saja.

Di sisi lain, anak-anak juga dipaksa untuk bersahabat dengan gadget karena penerapan belajar jarak jauh. Alhasil, mereka jadi benar-benar dekat dengan gadget selama pandemi Covid-19 ini.

Namun, menurut data dari U-Report menjelaskan bahwa sebanyak 78 persen anak-anak mengaku kesulitan atau menjadi tantangan dalam melakukan pembelajaran jarak jauh dan sebanyak 35 persen merasa khawatir akan memengaruhi pemahaman studi mereka di masa depan.

 anak main gadget

Menyikapi hal ini, Psikolog Marcelina Melisa, M.Psi, menerangkan bahwa di masa pandemi ini, penting sekali untuk anak tidak terbuai dengan kemudahan digital yang ditawarkan dan tetap membudidayakan kegiatan menulis di buku tulis.

"Menulis di buku tulis itu punya banyak manfaat untuk tumbuh kembang kompetensi anak. Menulis juga adalah salah satu medium yang sangat efektif untuk membantu mengekspresikan pelajaran yang telah dipaparkan, melatih kreativitas anak, meningkatkan kemampuan motorik halus, dan tentunya mempermudah tuntutan sekolah selama belajar jarak jauh untuk lebih memahami pelajaran dengan baik," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Kamis (22/10/2020).

Dalam studi di laman Frontiers, manfaat mengajak si anak menulis di buku tulis juga memberi dampak baik untuk fungsi sensorimotor-nya. "Dengan menulis tangan, itu menciptakan lebih banyak aktivitas di bagian sensorimotornya si anak," lapor studi tersebut.

Tidak berhenti di situ, menulis dengan tangan juga diyakini melibatkan banyak indera diaktifkan. Misalnya, dengan menekan pensil atau pulpen di atas kertas, melihat huruf yang ditulis, dan mendengar suara yang dibuat saat menulis.

Baca juga: 4 Gaya Hijab Semi Formal Melody Laksani Eks JKT48, Simpel dan Cantik!

"Pengalaman indera ini menciptakan kontak antara berbagai bagian otak dan membuka otak untuk belajar sehingga dapat mengingat lebih baik," terang laporan tersebut.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini