Dokter: Anak Tak Butuh Suplemen Peningkat Daya Tahan Tubuh

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2020 11:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 481 2298241 dokter-anak-tak-butuh-suplemen-peningkat-daya-tahan-tubuh-nssSq0xwPR.jpg Makanan sehat untuk si kecil (Foto: Freepik)

Semua orang membahas imunitas tubuh sekarang ini. Mulai dari tips makanan apa yang paling baik hingga aktivitas fisik yang mana yang mampu dengan cepat meningkatkan imunitas.

Tapi, jarang sekali pembahasan soal upaya peningkatan imunitas tubuh yang harus diperhatikan anak-anak. Menjadi pertanyaan sekarang, apakah cara meningkatkan imunitas anak-anak dengan orang dewasa sama?

 makanan sehat

Diterangkan Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah-Puri Indah dr Cynthia Rindang Kusumaningtyas, SpA, asupan nutrisi si kecil malah seharus lebih diperhatikan di masa new normal ini. Sebab, nutrisi yang tepat dan seimbang dapat membantu menjaga daya tahan tubuhnya, sehingga menghindarkan si kecil terkena penyakit.

"Tingkatkan daya tahan tubuh anak secara alami dengan memberikan ASI sejak lahir hingga berusia 2 tahun atau lebih, rajin mencuci tangan dengan benar untuk mencegah penularan penyakit, lengkapi imunisasi anak sesuai jadwal yang dianjurkan, tidur cukup setiap harinya, serta mengonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang," saran dr Cynthia melalui keterangan resmi yang diterima Okezone, Jumat (23/10/2020).

Apabila diperlukan, sambung dr Cynthia, bawalah si kecil berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk memastikan asupan vitaminnya sudah terpenuhi atau belum. Ini menjadi penting supaya si anak benar-benar mendapatkan kesehatan tubuhnya di situasi pandemi seperti sekarang.

Terkait dengan apakah anak-anak disarankan untuk mengonsumsi multivitamin atau suplemen peningkat daya tahan tubuh, dr Cynthia menjelaskan, "Secara umum, multivitamin dan mineral atau suplemen peningkat daya tahan tubuh tidak dibutuhkan pada anak yang tumbuh secara normal dan bagi anak yang mau mengonsumsi makanan yang bervariasi."

Baginya, sumber alami terbaik dari berbagai nutrien adalah makanan yang anak konsumsi sendiri. Pada umumnya makanan anak yang bervariasi termasuk kudapannya sudah dapat memenuhi kebutuhan harian anak, termasuk saat anak mengonsumsi berbagai makanan yang terfortifikasi seperti sereal, susu, dan jus.

 Baca juga: Anak Diberi Nama Provider Internet, Keluarga Dapat Gratis WiFi 18 Tahun

Namun, ada hal yang mesti diperhatikan setiap orang tua dalam hal menyediakan panganan bergizi untuk anak-anaknya. "Ya, orangtua harus hati-hati dalam pemberian vitamin yang berlebihan, karena itu akan berpotensi menimbulkan toksisitas," tegas dr Cynthia.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini