Tantangan Masak Ikan, Chef Juna Kritik Keras Masakan Aziz

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 24 Oktober 2020 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 24 298 2299004 tantangan-masak-ikan-chef-juna-kritik-keras-masakan-aziz-3HVtpT2sE0.jpg Aziz MasterChef Indonesia Season 7. (Foto: YouTube MasterChef Indonesia)

SEBANYAK 10 kontestan MasterChef Indonesia Season 7 ditantang mengolah ikan pada tantangan kedua di pekan ketiga. Semua kontestan diberi kebebasan menentukan sendiri hidangan yang hendak mereka buat menggunakan ikan pilihannya.

Awalnya semua kontestan ditantang memilih 15 jenis ikan yang akan diolah menjadi hidangan lezat. Meski demikian, peserta mendapat tantangan lain yakni harus menebak nama ikan yang telah dipilih.

Baca juga: Papeda Ikan Kuah Jadi Tantangan Pembuka Pekan Ketiga MasterChef Indonesia 

Clava keluar sebagai pemenang pada tantangan pertama yakni duplicate dish papeda ikan kuah kuning buatan Chef Ragil Imam Wibowo. Ia memiliki kesempatan memanggil satu per satu kontestan secara acak untuk memilih terlebih dahulu ikan yang akan dimasak.

Apabila kontestan benar menjawab, boleh membawa ikan tersebut dan mengolahnya. Namun jika salah, kontestan akan kembali ke barisan dan mendapat ikan yang dipilih Clava.

Kontestan MasterChef Indonesia Season 7. (Foto: MeTube RCTI)

Mahasiswi cantik ini juga berhak mengajak empat kontestan lainnya untuk terbebas dari tantangan kedua. Keempat kontestan yang dipilih Clava adalah Yuri, Yuli, Jerry, dan Risma.

Sementara 10 kontestan yang akan bersaing dengan sengit dalam mengolah ikan adalah Mariska dengan bawal putih, Dava bandeng, Adit kuwe, Nindy kerapu, Ramos bawal hitam, Aziz baronang, Faiz nila merah, Becca ikan senangin, Audrey ikan samge, sementara Hamdzah mendapat ikan tapi-tapi.

Baca juga: Rasa Asin Papeda Ikan Kuah Kuning Jadi Kesulitan Kontestan MasterChef Indonesia 

Kontestan pertama yang dipanggil oleh dewan juri adalah Becca. Ia coba membuat ikan bakar bumbu merah ala Banjarmasin menggunakan bahan baku ikan senangin. Sayangnya, Becca belum pernah mengolah dan makan ikan ini sebelumnya. Menurut Chef Juna, bumbu marinasi dan sambal memiliki rasa yang sama, sehingga tidak ada perbedaan yang bisa dinikmati.

Sementara Chef Arnold juga menilai masakan Becca terlalu banyak menggunakan ketumbar dan bawang putih sehingga rasa ikannya monoton dan tidak bisa dinikmati. Chef Renatta memberikan komentar yang cukup pedas terhadap masakan Becca, yakni sambal terasinya yang terasa seperti sambal mentah.

Ramos menjadi kontestan kedua yang dipanggil dewan juri. Ramos menamai hidangannya ikan bawal goreng sambal nanas. Menurut Chef Arnold, rasa dari hidangan Ramos kekurangan bumbu, namun karena nanas yang berlebih, maka hidangannya menjadi manis seperti dessert.

Chef Juna memiliki pandangan berbeda terhadap masakan Ramos. Menurut dia, tingkat kematangan ikan bawal hitamnya sudah tepat, hanya saja presentasinya yang kurang bagus.

Baca juga: Clava Menang Duplicate Dish Papeda Ikan Kuah Kuning MasterChef Indonesia 

Kontestan ketiga yang dipanggil adalah Adit dengan hidangannya yang diberi nama Pan Seared Kuwe Soy Ginger Garlic Sauce. Menurut Chef Renatta, sweet potato pure-nya tidak cocok dengan ikan kuwe yang dia pilih. Selain itu, ikan kuwe milik Adit overcook dan tidak dapat dinikmati. Padahal makanan pendamping lainnya sudah sangat lezat.

Kontestan keempat adalah Aziz dengan ikan baronang sambal balado. Menurut Chef Arnold, saus balado buatan Aziz tidak memberikan energi yang bagus pada ikan baronang buatannya. Sementara Chef Renatta menilai makanan Aziz sudah aman dan bisa dinikmati dengan nikmat.

Baca juga: 10 Kontestan Bersaing Mengolah Ikan di Tantangan Kedua MasterChef Indonesia 

Berbeda dengan Chef Juna. Dia memberikan kritik keras. Menurut Chef Juna, ikan baronang buatan Aziz seperti makanan kucing. Sebab makanannya terlalu simpel dan no effort dengan waktu 60 menit yang diberikan.

Dari 10 orang yang bersaing, empat kontestan yang namanya dipanggil oleh dewan juri dinyatakan gagal dan harus bersaing di babak pressure test.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini