Mungkinkah Isolasi Mandiri Cukup 7 Hari?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 26 Oktober 2020 10:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 481 2299490 mungkinkah-isolasi-mandiri-cukup-7-hari-nZs6uqC42w.jpg Isolasi mandiri di rumah (Foto: Freepik)

Jika Anda diketahui melakukan kontak dekat dengan pasien positif Covid-19, maka saran yang akan diberikan adalah isolasi mandiri 14 hari. Ini dilakukan untuk memastikan Anda tidak menjadi penyebar virus berikutnya, meski hasil tes non-reaktif (Rapid Test) atau negatif Covid-19 (PCR Test).

Tapi, peneliti mengungkapkan bahwa isolasi mandiri bisa dilakukan cukup 7 hari usai Anda melakukan kontak dekat dengan pasien Covid-19. Namun isolasi mandiri 7 hari tidak berlaku untuk pasien positif Covid-19.

 Usai kontak dekat dengan pasien wajib isolasi mandiri

Dalam laporan HuffPost, pejabat di gugus tugas Covid-19 Inggris diketahui sedang memeriksa kasus untuk mengurangi periode dua minggu isolasi menjadi 7-10 hari masa isolasi.

Pengurangan lama isolasi mandiri ini berkaitan dengan adanya kekhawatiran bahwa masyarakat yang terlalu lama isolasi mandiri malah susah untuk bekerja sama dengan petugas gugus tugas, lapor PA Media.

Menurut juru bicara pemerintah Inggris, keberhasilan sistem 'tes dan pelacakan' bergantung pada semua orang yang mengindahkan aturan isolasi. Sementara itu, departemen kesehatan belum memberi respons terkait dengan pemangkasan durasi isolasi mandiri tersebut.

Dalam laporan BMJ, badan Kesehatan Dunia (WHO) sendiri menjelaskan isolasi mandiri untuk penyintas Covid-19 dilakukan selama dua pekan atau 14 hari setelah gejala hilang.

Kemudian, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penakit Eropa (ECDC) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyarankan agar isolasi mandiri dilakukan minimal 8-14 hari dan 10 hari sejak gejala muncul, dan setidaknya tiga hari setelah resolusi demam dan perbaikan klinis gejala lainnya.

Baca juga: 5 Potret Pernikahan Kevin Aprilio-Vicy Melanie Penuh Haru dan Kebahagiaan

"Durasi yang lebih pendek berarti bahwa individu dapat keluar dari isolasi diri sementara masih berpotensi menularkan virus," lapor CDC. Namun, ini dikembalikan ke negara masing-masing. Sejauh ini bukti di balik durasi isolasi diri yang lebih singkat belum dipublikasikan.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini