Si Kecil Pilek tapi Tak Demam? Ajak Berjemur Saja!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 26 Oktober 2020 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 481 2299644 si-kecil-pilek-tapi-tak-demam-ajak-berjemur-saja-m1e6w85df3.jpg Anak flu (Foto: Todays Parent)

Anak sakit di masa pandemi tentu membuat orangtua khawatir berlebih. Apalagi gejala yang ditunjukkan mengarah kepada Covid-19, kerap membuat orangtua kemudian takut membawa si anak ke rumah sakit.

Padahal, ketika si anak sakit dan menunjukkan gejala seperti batuk dan pilek, tanpa demam tinggi, maka Anda sebagai orangtua jangan panik. Kepanikan Anda malah bisa memicu kondisi buruk lainnya yang malah tidak menguntungkan untuk keluarga Anda.

anak sakit flu

Lantas, apa yang bisa dilakukan orangtua jika si anak sakit di masa pandemi seperti ini?

Dijelaskan Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah-Puri Indah dr Cynthia Rindang Kusumaningtyas, SpA, batuk dan pilek dengan atau tanpa demam merupakan tanda adanya infeksi saluran napas yang dapat disebabkan oleh berbagai macam kuman, termasuk virus Corona.

"Saat anak masih tampak aktif dan masih mau makan atau minum, maka Anda dapat melakukan observasi kondisi anak di rumah saja terlebih dahulu," saran dr Cynthia dalam keterangan resminya yang diterima Okezone belum lama ini.

Selain itu, sambung dr Cynthia, Anda dapat melakukan hal berikut ini untuk membantu si kecil tetap merasa nyaman meski sedang tidak fit:

1. Pastikan asupan cairan lebih banyak untuk membuat dahak menjadi lebih encer sehingga mudah dikeluarkan.

2. Buatlah suhu ruangan cukup hangat dan lembab agar anak bisa bernapas lebih lega.

3. Saat anak tidak mengalami demam, jemur di bawah matahari pagi juga dapat membantu proses penyembuhan.

4. Penggunaan larutan garam steril tetes atau semprot serta balsam bayi juga dapat membantu membuka hidung yang tersumbat.

5. Selain parasetamol, kompres air hangat juga dapat dilakukan untuk membantu menurunkan suhu badan anak.

 Baca juga: 5 Potret Pernikahan Kevin Aprilio-Vicy Melanie Penuh Haru dan Kebahagiaan

"Tapi, jika demam si kecil berlangsung lebih dari tiga hari dan anak mulai tampak lemas dan sulit diberi asupan, mulai terlihat sesak napas, atau bibirnya kebiruan, maka sebaiknya anak dibawa ke dokter spesialis anak untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut," tambah dr Cynthia.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini