Bisa Sebabkan Sudden Death, Kenali Gejala-Gejala Penyakit Jantung

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 26 Oktober 2020 19:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 612 2299795 bisa-sebabkan-sudden-death-kenali-gejala-gejala-penyakit-jantung-pClFJJtXZ2.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PENYAKIT jantung atau yang juga dikenal dengan kardiovaskular, memang masih menjadi penyebab kematian yang tinggi di Indonesia. Apalagi, gaya hidup di tengah pandemi ini yang semakin konsumtif.

Sayangnya, tidak semua orang sadar pentingnya hidup sehat guna menghindari penyakit mematikan ini. Memang, penyakit jantung adalah penyakit degeneratif yang kerap diderita oleh manusia yang sudah lanjut usia.

Spesialis Jantung, dr. Dicky Hanafie, SpJP(K), menjelaskan, fungsi utama jantung hanya untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Sebagaimana diketahui, jantung berdenyut lebih dari 100 ribu kali per hari dan mampu memompa darah sebanyak lima liter darah per hari.

Tentunya hal ini bukanlah sebuah kerja yang sangat ringan. Pasalnya, jika dikumpulkan maka jantung mampu memenuhi 10 kilometer kereta barang, apabila berdenyut selama 60 tahun lamanya.

penyakit jantung

Oleh sebab itu, jantung menjadi bagian tubuh yang sangat penting bagi hidup manusia. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, Indonesia memiliki prevalensi penyakit jantung sebesar 1,5 persen.

Dokter Dicky menjelaskan penyakit, penyakit jantung sangat berbahaya karena bisa menyebabkan penderitanya mati mendadak atau sudden death. Selain itu, dr. Dicky menjelaskan beberapa penyebab utama yang bisa mengakibatkan seseorang mengalami kegagalan jantung.

“Penyebab penyakit jantung adalah hipertensi penyakit katup, hingga terjadi koroner dan bisa menyebabkan serangan jantung. Hal ini bisa menyebabkan penderitanya sudden death, mati mendadak,” tutur dr. Dicky.

Dia melanjutkan, sebagian besar pasien yang mengalami gagal jantung kerap meninggal dunia. Meski demikian, Anda bisa melakukan deteksi sederhana untuk mengetahui gejala-gejala dari penyakit mematikan ini.

“Cepat lelah, terbangun karena tiba-tiba sesak, sesak saat terlentang, sesak saak aktivitas, bengkak tungkai bawah, kurangnya selera makan karena begah, menjadi salah satu gejala seseorang mengalami gagal jantung,” lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, jantung normal akan berfungsi sebesar 55-70 persen. Namun, kalau fungsinya sudah dibawah 50 persen bisa dibilang seseorang sudah mengalami penurunan fungsi jantung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini