Peluncuran #Lambassador, Promosikan Kenikmatan Daging Domba Australia pada Konsumen Indonesia

Agustina Wulandari , Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 18:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 12 2300447 peluncuran-lambassador-promosikan-kenikmatan-daging-domba-australia-pada-konsumen-indonesia-JYzJa9oZNP.jpg Foto : Dok.Meat & Livestock Australia (MLA)

Daging domba merupakan salah satu sumber protein tinggi yang relatif masih jarang dipadankan dalam masakan sehari-hari di Indonesia. Padahal, daging domba relatif mudah didapatkan di Indonesia dan sangat mudah dikreasikan pada hidangan sehari-hari.

Selain kaya akan protein, daging domba juga merupakan sumber nutrisi lain yang tak kalah penting seperti zat besi, seng, dan vitamin B12. Untuk memastikan nutrisi, kualitas daging menjadi hal yang penting ketika memilih daging untuk dikonsumsi.

Oleh karena itu, Meat & Livestock Australia (MLA) selaku organisasi yang mendukung peternakan dan industri daging merah melalui berbagai inisiatif, meluncurkan rangkaian program melalui kampanye #Lambassador mulai dari Oktober 2020 hingga Februari 2021. Melalui kampanye #Lambassador di Indonesia, MLA ingin lebih lanjut memperkenalkan konsumen Indonesia pada daging domba Australia yang berkualitas serta kenikmatan dari olahan daging domba Australia yang Halal.

Valeska, Country Manager for Indonesia dari MLA menyampaikan bahwa MLA mengusung kategori #TRUEAUSSIELAMB yang mewakili 3 pilar, yaitu ideal home, peace of mind, dan pure enjoyment.

“Daging domba Australia memang dikembangbiakkan di tempat yang ideal, yaitu Australia yang memiliki iklim, cuaca, dan kondisi yang sangat natural dengan banyaknya pakan rumput. Sehingga daging domba yang dihasilkan menjadi lebih tender, lebih lembut dan terbebas dari zat adiktif dan hormon artifisial,” paparnya dalam diskusi online peluncuran kampanye #Lambassador melalui Zoom, Selasa (27/10/2020).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa daging domba Australia diproduksi dengan sistem dan standar keamanan pangan yang ketat untuk memastikan kualitasnya. Sistem Identifikasi Ternak Nasional (NLIS) adalah sistem Australia untuk identifikasi dan pelacakan domba untuk keamanan hayati, keamanan pangan, integritas produk, dan akses pasar.

“Pilar ketiga adalah menonjolkan pure enjoyment dimana hasil kerja keras para peternak domba Australia bisa dinikmati oleh semua penduduk baik itu penduduk Indonesia maupun negara lainnya. Apalagi Daging domba Australia telah disertifikasi halal oleh MUI,” imbuhnya.

Jadi, daging domba Australia dikemas dalam pengemasan vakum sehingga menjaga kesegaran dan kualitas serta untuk memastikan umur simpan yang lebih lama. Kontrol suhu yang ketat dijaga selama proses pengiriman, menghambat pertumbuhan bakteri, dan memberikan umur simpan secara alami pada domba Australia hingga 12 minggu dalam kondisi penyimpanan yang optimal.

Valeska berharap, dengan kampanye #Lambassador ini, MLA bisa menginspirasi masyarakat Indonesia untuk mencoba, mencicipi daging domba sehingga tidak hanya menjadi menu khusus tetapi juga bisa menjadi menu sehari-hari dan juga bisa mendorong masyarakat untuk menikmati daging domba Australia dan serta sharing experience dengan para kerabatnya.

Sementara itu, Corporate Chef MLA Samuel Burke mengungkapkan adanya persepsi bahwa daging domba memiliki tekstur yang keras, tetapi sebenarnya memiliki tekstur yang baik sehingga bisa digunakan dalam beragam masakan, seperti masakan tradisional Australia, lamb chop, sandwich, atau menjadi topping salad dan dipadukan dengan brown rice.

Ia juga menambahkan bahwa di Australia, lamb merupakan bagian dari lifestyle mereka untuk pesta barbeque yang membawa kehangatan bersama keluarga.

Turut hadir Celebrity Chef Vania Wibisono yang menampilkan demo memasak dengan menu yang diberi nama Lamb with Garlic and Herbs. Ia memilih daging domba Australia karena empuk dan kualitas produknya sangat konsisten. Menurutnya, daging domba Australia ini aman dan halal serta waktu memasaknya sangat singkat.

Dalam kesempatan ini pula, MLA memperkenalkan Hendri Take sebagai #Lambassador untuk mengampanyekan daging domba Australia yang berkualitas kepada konsumen Indonesia dan menciptakan kesadaran dan kenikmatan dalam memakan daging domba.

Instruktur yoga ini sangat memperhatikan asupan makanan untuk menjaga kesehatan tubuh. Baginya menjaga pola makan seimbang dan bergizi salah satunya adalah dengan asupan protein.

“Saya pribadi, merekomendasikan orang yg rutin berolahraga untuk mengonsumsi daging merah termasuk domba Australia dalam porsi yang cukup, karena dalam daging domba Australia terdapat protein yang tinggi, zat besi, seng serta vitamin B12,” ujarnya.

Ia mengaku senang, karena diberikan kepercayaan oleh MLA untuk menjadi Ambassador di Indonesia. Sejak Oktober 2020 hingga Februari, Hendri Take akan mengajak followers Indonesia melalui akun Instagram untuk mengunjungi beberapa restoran dan ritel terpilih, serta menunjukkan cara membuat hidangan daging domba yang mudah dimasak di rumah.

Kunjungi situs lambassador.asia dan follow IG @trueaussieid untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dan rangkaian kegiatan Lambassador.

CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini