Kebiasaan Buruk Sebelum Tidur hingga Stres Bisa Picu Insomnia

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 23:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 481 2300578 kebiasaan-buruk-sebelum-tidur-hingga-stres-bisa-picu-insomnia-SgG2KRDcZj.jpg (Foto: Shutterstock)

Manusia membutuhkan tidur yang cukup agar bisa tetap sehat dan berkonsentrasi untuk mengerjakan aktivitas keesokan hari. Kurang tidur bisa jadi akan menimbulkan dampak buruk bagi tubuh.

Kurang tidur mungkin disebabkan karena seseorang mengalami insomnia atau sulit tidur. Berikuti ini penyebab insomnia yang perlu Anda ketahui, dikutip dari Healthline.

Stres

Rasa cemas dan khawatir bisa membuat pikiran Anda tetap aktif di malam hari. Biasanya hal ini disebabkan karena masalah pekerjaan, sekolah atau dengan keluarga. Secara otomatis bila mengalami stres, pada malam hari akan mengalami insomnia.

Kebiasaan buruk sebelum tidur

Kebiasaan mendengarkan musik, menonton TV atau bekerja di tempat tidur bisa bikin Anda sulit tidur. Cobalah pula untuk tidak makan dulu sebelum tidur. Catat ya, siklus istirahat yang baik dibutuhkan oleh tubuh agar tak mengganggu kesehatan.

Depresi

Depresi juga merupakan sumber umum seseorang alami insomnia. Mungkin penyebabnya karena ketidakseimbangan kimiawi di otak yang mempengaruhi pola tidur. Kamu mungkin terlalu tertekan oleh ketakutan atau pikiran yang mengganggu, sehingga sulit tidur nyenyak.

 Manusia membutuhkan tidur yang cukup agar bisa tetap sehat dan berkonsentrasi untuk mengerjakan aktivitas keesokan hari.

Minuman berkafein

Minuman yang mengandung kafein bersifat merangsang otak agar tetap aktif. Nah, kalau kamu minum beberapa jam sebelum tidur, dipastikan dampaknya bisa menyebabkan insomnia. Stimulasi ini bisa mengganggu tidur di malam hari. Begitu juga dengan konsumsi minuman beralkohol, kamu bisa mengalami dampak yang sama.

Kegemukan

Centers for Disease Control and Prevention menyebutkan, gangguan tidur juga terkait dengan obesitas. Orang dewasa yang tidur kurang dari 6 jam per malam memiliki tingkat obesitas sebesar 33%. Pola ini ditemukan pada pria dan wanita di semua usia dan kelompok etnis.

Perubahan lingkungan

Pergeseran kerja atau perjalanan jarak jauh bisa mempengaruhi ritme sirkadian tubuh. Karena tubuh kita sebenarnya mengatur siklus tidur, suhu tubuh, dan metabolisme dengan baik.

Obat-obatan

Konsumsi sejumlah obat-obatan dapat menyebabkan insomnia. Biasanya yakni obat stimulan dan yang mengandung antihistamin dapat membuat kamu mengantuk pada awalnya. Lama-lama menyebabkan sering buang air kecil, yang kemudian dapat membuatmu insomnia.

Baca juga: Manfaat Salak, Bantu Mengontrol Gula Darah hingga Meningkatkan Daya Ingat

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini