Beautypedia, Apa Itu Hair Coloring?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 611 2300120 beautypedia-apa-itu-hair-coloring-IzGxuXnHgE.jpg Ilustrasi (Foto : Sheknows)

Pernahkah Anda merasa bosan dengan warna rambut asli Anda? Jika iya, melakukan hair coloring atau teknik pewarnaan rambut adalah solusinya.

Selain membuat penampilan terlihat lebih fresh, hair coloring juga dapat menunjukkan karakter Anda sesungguhnya. Dari fungsinya yang terlihat menarik, apa itu hair coloring?

Melansir ThoughtCo, hair coloring adalah teknik pewarnaan rambut menggunakan produk khusus. Anda dapat melakukan teknik pewarnaan rambut baik di salon maupun dilakukan sendiri di rumah (jika sudah ahli).

Produk pewarna rambut komersial pertama yang aman dibuat pada tahun 1909 oleh ahli kimia Perancis Eugene Schuller, menggunakan bahan kimia paraphenylenediamine. Pewarnaan rambut sangat populer saat ini, dengan lebih dari 75% wanita mewarnai rambut mereka dan persentase pria yang terus bertambah. Bagaimana pewarnaan rambut bekerja? Ini adalah hasil dari serangkaian reaksi kimia antara molekul di rambut dan pigmen, serta peroksida dan amonia.

Berikut 4 jenis hair coloring yang perlu Anda ketahui:

Pewarna Rambut Alami

Hair Coloring

Orang-orang telah mewarnai rambut mereka selama ribuan tahun dengan menggunakan tumbuhan dan mineral. Beberapa bahan alami ini mengandung pigmen (mis., Henna, kulit kenari hitam) sementara yang lain mengandung zat pemutih alami atau menyebabkan reaksi yang mengubah warna rambut (mis., Cuka).

Pigmen alami umumnya bekerja dengan cara melapisi batang rambut dengan pewarna. Beberapa pewarna alami bertahan melalui beberapa sampo, tetapi belum tentu lebih aman atau lebih lembut daripada formulasi modern. Sulit untuk mendapatkan hasil yang konsisten dengan menggunakan pewarna alami, dan beberapa orang alergi terhadap bahannya.

Baca Juga : Luna Maya Tenteng Handbag Rp383 Juta, Netizen : Kirain Termos

Pewarna Rambut Sementara

Pewarna rambut sementara atau semi permanen dapat mengendapkan pewarna asam ke bagian luar batang rambut atau mungkin terdiri dari molekul pigmen kecil yang dapat menyelinap ke dalam batang rambut, menggunakan sedikit peroksida atau tidak sama sekali.

Dalam beberapa kasus, kumpulan dari beberapa molekul pewarna memasuki rambut untuk membentuk kompleks yang lebih besar di dalam batang rambut. Keramas pada akhirnya akan menghilangkan warna rambut sementara. Produk ini tidak mengandung amonia, artinya batang rambut tidak terbuka selama pemrosesan dan warna alami rambut dipertahankan setelah produk dicuci.

Bleaching

Pemutih digunakan untuk mencerahkan rambut orang. Teknik ini disebut dengan bleaching atau higjlight. Pemutih bereaksi dengan melanin di rambut, menghilangkan warna melalui reaksi kimia yang tidak dapat diubah. Pemutih mengoksidasi molekul melanin. Melanin masih ada, tetapi molekul yang teroksidasi tidak berwarna.

Namun, rambut yang diputihkan cenderung berwarna kuning pucat. Warna kuning adalah warna alami keratin, protein struktural pada rambut. Selain itu, pemutih lebih mudah bereaksi dengan pigmen eumelanin gelap dibandingkan dengan phaeomelanin, sehingga warna sisa emas atau merah mungkin tersisa setelah penerangan. Hidrogen peroksida adalah salah satu agen pencerah yang paling umum. Peroksida digunakan dalam larutan alkali, yang membuka batang rambut untuk memungkinkan peroksida bereaksi dengan melanin.

Hair Coloring

Warna Rambut Permanen

Lapisan luar batang rambut, kutikula, harus dibuka sebelum warna permanen dapat disimpan ke dalam rambut. Setelah kutikula terbuka, pewarna bereaksi dengan bagian dalam rambut, korteks, untuk menyimpan atau menghilangkan warna. Sebagian besar produk pewarna rambut permanen menggunakan proses dua langkah (biasanya terjadi secara bersamaan) yang pertama menghilangkan warna asli rambut dan kemudian membentuk warna baru.

Ini pada dasarnya proses yang sama dengan pencerahan kecuali pewarna kemudian diikat ke batang rambut. Amonia adalah bahan kimia alkali yang membuka kutikula dan memungkinkan warna rambut menembus korteks rambut. Ia juga bertindak sebagai katalis ketika warna rambut permanen menyatu dengan peroksida.

Peroksida digunakan sebagai pengembang atau agen pengoksidasi. Pengembang menghapus warna yang sudah ada sebelumnya. Peroksida memecah ikatan kimiawi di rambut, melepaskan belerang, yang menyebabkan bau khas produk pewarna rambut. Saat melanin dihilangkan warna, warna permanen baru terikat ke korteks rambut.

Berbagai jenis alkohol dan kondisioner juga dapat ditemukan dalam produk pewarna rambut. Kondisioner menutup kutikula setelah pewarnaan untuk menyegel dan melindungi warna baru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini