Begini Penampakan Patung yang Harganya Bisa Mencapai Rp14,6 Miliar

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 612 2300132 begini-penampakan-patung-yang-harganya-bisa-mencapai-rp14-6-miliar-zKp9k0BmWC.jpg Patung yang sangat mahal (Foto: Oddity Central)

Salah satu tempat pemotongan batu yang meneruskan warisan seni legendaris Rusia, Peter Carl Fabergé berhasil meningkatkan seni pemotongan batu mosaik volumetrik. Mereka berhasil membuat karya seni ke tingkat yang belum pernah dicapai sebelumnya dalam semua sejarah manusia.

Sekadar informasi, mosaik volumetrik adalah salah satu teknik ukiran batu keras yang paling rumit dan teknis. Ini melibatkan penggabungan fragmen volumetrik dari berbagai batu hias dan semimulia berwarna untuk menyusun komposisi pahatan yang mengesankan.

 patung mahal

Seni ini telah dipraktekkan oleh pengrajin Rusia selama lebih dari satu abad. Tetapi tempat pemahat batu Alexei Antonov di Yekaterinburg telah meningkatkan bentuk seni ini ke tingkat yang benar-benar baru.

Mereka memasukkan logam mulia ke dalam pahatan yang mendetail dan menggunakan teknologi modern untuk membuat karya seni sangat detail.

Antonov mengatakan, awalnya ia ingin menghidupkan kembali seni mengolah batu yang hampir terlupakan. Tapi seiring waktu, ia menyadari bahwa banyak hal telah berubah selama lebih dari seratus tahun ini.

“Jika sebelumnya ruang lingkup pekerjaan dibatasi oleh ukuran kecil dari batu yang mahal, hari ini kami menggunakan teknologi yang memungkinkan kami untuk meningkatkan volumenya sambil mempertahankan pengerjaan yang sangat indah,” terang Antonov, melansir dari Oddity Central, Selasa (27/10/2020).

Pemotongan batu mosaik volumetrik tidak hanya membutuhkan keterampilan mengukir yang gila, tapi juga pengetahuan yang kuat tentang batu keras dan propertinya.

Fluorit misalnya, memiliki gelembung putih di dalamnya, yang membuatnya cocok untuk menggambarkan ombak dan buih laut.

Sedangkan batu akik tembus cahaya sangat bagus untuk menggambarkan air. Ini hanya dua contoh, jenis batuan, tetapi pengrajin di tempat Alexei Antonov harus mengetahui ratusan jenis batu hias dan semimulia yang berbeda.

Sebelum pengrajin menyentuh batu itu, mereka harus membuat maket dari karya seni yang mereka rencanakan yang merupakan proses paling melelahkan.

Pertama, desain akan didiskusikan di antara tim seniman. Setelah itu sketsa hitam putih dari komposisi yang disetujui dibuat. Kemudian versi warna sketsa dibuat berdasarkan warna dan tekstur permata yang akan digunakan untuk membuatnya.

Setelah desain ditetapkan, mock-up 3D dibuat dan kemudian dilemparkan dari plastik. Dengan beberapa bagian dipasang ke bodi menggunakan magnet. Dulu seorang seniman membuat maket dengan tangan dari bahan plastisin, tetapi teknologi modern telah menyederhanakan banyak hal.

Sekarang seorang pengrajin dapat melepaskan bagian mana pun dari karya seni untuk dipelajari, tanpa mengganggu keseluruhan karya seni. Meskipun otomatisasi dan teknologi telah membantu para pengrajin meningkatkan proses persiapan, tapi dalam hal pemotongan batu yang sebenarnya, semuanya masih dilakukan dengan tangan.

Alexey Antonov sendiri menjelaskan, batu menyembunyikan banyak rahasia dan dapat bereaksi dalam berbagai cara saat berinteraksi. Alhasil perasaan manusia masih memainkan peran utama dalam patung mosaik volumetrik.

“Saat Anda mengerjakan batu, selalu ada banyak misteri di dalamnya. Batu itu mungkin hancur atau berubah menjadi warna yang berbeda dari apa yang Anda harapkan. Batu adalah bagian dari alam. Ini hidup. Seniman papan atas mendengarkannya, dan itu memberi tahu mereka apa yang harus dilakukan,” lanjutnya.

 Baca juga: Relativitas Waktu Telah Lebih Dulu Dijelaskan Alquran dan Sains

Untuk membuat patung mosaik volumetrik, setiap bagian dibor dan dipasang pada pin logam, yang kemudian digunakan untuk menempelkannya ke komposisi lainnya. Karya seni tersebut kemudian dikirim ke toko perhiasan yang menambahkan elemen logam mulia yang diperlukan. Ini adalah proses yang melelahkan dan memakan waktu.

Lama pekerjaan tergantung pada ukuran dan kerumitannya. Satu komposisi dapat diselesaikan oleh tim yang terdiri dari lima atau enam pengrajin selama dua atau tiga tahun. Tidak boleh ada kesalahan dalam pemotongan batu mozaik volumetrik.

 patung mahal

Setiap gerakan pemotong batu harus sempurna. Kesalahan tidak boleh dilakukan sejak awal, sebab sangat penting menemukan lempengan batu yang cocok untuk setiap komposisi. Waktu dan upaya yang dikeluarkan untuk menciptakan kerajinan batu yang rumit ini tidaklah mudah. Tak mengherankan jika biaya untuk memiliki satu patung batu ini sangat mahal bagi kebanyakan orang.

Patung terkecil berukuran sekira 23 cm dijual hingga USD 20.000 atau setara Rp293 juta. Karya ukuran sedang memiliki tinggi sekira 30 cm, berat antara 15 dan 20 kg, dapat menghabiskan biaya hingga USD 100.000 atau Rp1,4 miliar.

Sedangkan patung mosaik volumetrik terbesar bisa mencapai tinggi satu meter dan berat 100 kg. Biayanya mencapamoneyi USD1juta atau sekira Rp14,6 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini