Kolonel Dijambret, Ini 8 Tips Hindari Kriminalitas saat Bersepeda

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 17:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 612 2300434 kolonel-dijambret-ini-8-tips-hindari-kriminalitas-saat-bersepeda-bRCPheEH92.jpg Selalu waspada saat gowes sepeda (Foto : Okezone)

Bersepeda menjadi salah satu olahraga yang diminati masyarakat selama masa pandemi virus corona Covid-19. Tak aneh jika saat ini demam gowes telah merajalela ke seluruh pelosok Tanah Air. Meski demikian, tingkat kejahatan juga semakin bertambah seiring munculnya deman gowes di Indonesia beberapa diantaranya adalah begal dan jambret.

Kol. Marinir Pangestu Widiatmoko menjadi korban jambret saat mengayuh sepeda di Jl. Merdeka Barat. Belajar dari kasus tersebut, selalu waspada terhadap barang bawaan dan melakukan antisipasi sejak dini menjad hal penting yang wajib dilakukan sebelum bersepeda.

Merangkum dari Pedal Power, Selasa (27/10/2020), berikut delapan tips aman yang bisa dilakukan saat bersepeda. Yuk disimak.

1. Faktor risiko utama yang meningkatkan bahaya saat bersepeda adalah perlengkapan apa pun yang terpasang, termasuk ponsel dan dompet yang terlihat di saku belakang. Ini merupakan barang tambahan yang mungkin menarik untuk dicuri oleh penjahat.

2. Dalam situasi berisiko tinggi, hindari orang asing yang mencoba menghentikan atau menghadang Anda.

Baca Juga : Olah Udang Bareng Luna Maya, Chef Juna: Sekali-kalinya Masak Pakai Perasaan

3. Hindari sekelompok orang yang berkeliaran di jalan atau menyebar di depan Anda. Lewati kelompok tersebut dengan berjalan melebar jika memungkinkan dan jangan berbalik jika Anda merasa tidak aman.

4. Jika Anda tidak berkendara dari rumah, parkir mobil Anda di tempat yang aman saat mengambil sepeda.

5. Bersepeda dengan pengendara sepeda lain akan meningkatkan keamanan Anda.

6. Cari tahu lokasi rawan perampokan di rute Anda dan hindari mereka. Di semua wilayah perkotaan selalu ada ‘titik rawan’ untuk kejahatan seperti perampokan dan penyerangan.

7. Pada malam hari, hindari rute berbahaya dan rute off-road yang lebih berisiko dengan zona mati.

Bersepeda

8. Pengendara sepeda paling rentan jika tidak dapat berbalik dengan cepat atau mengambil rute alternatif. Hindari orang yang mencoba menghentikan Anda dan lakukan manuver darurat seperti melompat ke trotoar jika perlu.

Ada baiknya berlatih cara berbalik dan lari dengan cepat karena ini adalah keterampilan penting yang membuat perbedaan paling besar dalam melarikan diri dari situasi di mana orang mencoba menghentikan atau menjatuhkan Anda dari sepeda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini