Daftar 3 Vaksin Covid-19 yang Siap Beredar 2 Bulan Lagi

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 29 Oktober 2020 17:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 29 481 2301286 daftar-3-vaksin-covid-19-yang-siap-beredar-2-bulan-lagi-rnVB9qnwCU.jpg Ilustrasi Vaksin. (Foto: Freepik)

AKHIR tahun ini akan menjadi penentuan, apakah vaksin corona Covid-19 yang beredar mampu menekan angka persebaran penyakit tersebut. Pasalnya, pada Desember ini akan ada beberapa vaksin beredar di seluruh dunia.

Melansir Indian Express, diperkirakan akan ada 100 juta dosis tersedia di India pada kuartal kedua atau ketiga tahun 2021. Penangkal virus corona itu pun diperkirakan siap pada Desember, ketika infeksi melonjak di seluruh Amerika Serikat dan Eropa dengan awal musim dingin.

Satuan Tugas Vaksin Inggris mengatakan bahwa suntikan generasi pertama kemungkinan besar tidak sempurna dan mungkin tidak berhasil untuk semua orang. Uji klinis tahap terakhir oleh dua pelopor vaksin Covid-19, Moderna Inc dan Pfizer, diharapkan hadir dalam beberapa minggu mendatang.


Vaksin Pfizer Covid-19

Pfizer, yang sebelumnya mengatakan bahwa mereka dapat memiliki data kemanjuran vaksin pada Oktober, menyatakan harapannya dapat memasok sekitar 40 juta dosis di Amerika Serikat tahun ini jika pengujian klinis berjalan seperti yang diharapkan dan regulator menyetujui RNA kurir yang dimodifikasi nukleosida tunggal (modRNA).

“Kami telah mencapai titik terakhir di sini. Jika semuanya berjalan dengan baik, kami akan siap untuk mendistribusikan sejumlah dosis awal,” kata Kepala Eksekutif Pfizer Albert Bourla dikutip AFP.

Vaksin Covid-19 Oxford-AstraZeneca

Dalam berita yang menggembirakan, AstraZeneca mengatakan awal pekan ini bahwa kandidat vaksin AZD1222 atau ChAdOx1 nCoV-19 "telah menghasilkan respons kekebalan yang kuat pada orang dewasa yang lebih tua dan orang tua, mereka yang berisiko tinggi mengalami penyakit parah".

"Sangat menggembirakan untuk melihat tanggapan imunogenisitas serupa antara orang dewasa yang lebih tua dan yang lebih muda dan bahwa reaktogenisitas lebih rendah pada orang dewasa yang lebih tua, di mana tingkat keparahan penyakit Covid-19 lebih tinggi,” kata AstraZeneca.


Vaksin Moderna

Menurut sebuah laporan di Wall Street Journal. Moderna menargetkan untuk memproduksi 20 juta dosis vaksin eksperimentalnya pada akhir tahun ini.

Selain itu, dalam upaya untuk mendapatkan persetujuan yang lebih cepat, Moderna telah memulai pengiriman data kandidat vaksinnya secara bergulir ke regulator kesehatan Inggris untuk memulai penilaian independen terhadap bukti jika tersedia. Moderna juga telah mengajukan permohonan tinjauan real-time serupa untuk vaksinnya di Kanada.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini