Melihat Lebih Dekat Rumah Maulid, Tempat Kelahiran Nabi Muhammad

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 29 Oktober 2020 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 29 612 2301114 melihat-lebih-dekat-rumah-maulid-tempat-kelahiran-nabi-muhammad-sBBDU4GHqY.jpg Rumah Maulid di Makkah, Arab Saudi. (Foto: Dok Okezone/Mochammad Saifulloh)

KELAHIRAN Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam menjadi momentum paling berharga bagi umat Islam. Biasanya pada hari tersebut disambut dengan acara maulidan atau sebagai tanda syukur diturunkannya Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam.

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam merupakan pemimpin yang sangat baik. Jejaknya pun diabadikan melaui sebuah bangunan yaitu disebut Rumah Maulid. Di sinilah Rasulullah dilahirkan dari ibundanya Aminah binti Wahab pada 12 Rabiul Awal Tahun Gajah atau sekira 571 Masehi.

Baca juga: Alquran dan Sains: Rasulullah Menganjurkan Diet untuk Kesehatan 

Sebagaimana dirangkum Okezone, bangunan rumah itu diketahui berukuran 10 x 18 meter. Sejarah mencatat, bangunan tersebut merupakan rumah kakeknya yaitu Abdul Muthalib. Lokasinya berada berjarak 200 meter dari pintu akses menuju Bukit Marwah di Masjidil Haram ke arah Terminal Syib Amir di sisi kanan.

Rumah Maulid di Makkah. (Foto: Mochammad Saifulloh/Okezone)

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam lahir bukan dari keluarga berada. Bahkan sejak bayi, ia sudah tinggal di bangunan sederhana yang memiliki cat coklat-kuning pucat itu.

Baca juga: Ini Penjelasan Alquran dan Sains soal Simbiosis dalam Kehidupan Hewan 

Bangunan tersebut berlokasi di Kampung Suuq Lail, Arab Saudi. Menariknya lagi, rumah Rasulullah ini menghadap langsung ke arah Kakbah.

Mengapa bisa menghadap Kakbah? Hal ini dikarenakan bangunan tersebut masih berada di kawasan Masjidil Haram, Kota Makkah. Tidak hanya itu, Rumah Maulid juga menghadap ke Safa Marwa dan Zam Zam Tower.

Rumah Maulid di Makkah. (Foto: Mochammad Saifulloh/Okezone)

Saat ini Rumah Maulid dialihfungsikan menjadi perpustakaan dan diberi nama Maktabah Makkah Mukarramah. Keputusan untuk memugar bangunan tersebut tidak lain karena alasan akidah, yakni untuk melindungi keyakinan umat Islam dari perbuatan syirik.

Baca juga: Siklus Air serta Hujan Telah Lama Dijelaskan dalam Alquran dan Sains 

Selain itu, Pemerintah Arab Saudi tidak ingin bangunan itu kemudian dikeramatkan sehingga timbul kemusyrikan.

Di dalamnya juga tertulis beberapa larangan yang harus dipatuhi siapa saja yang datang ke perpustakaan tersebut. Salah satunya tidak boleh sholat menghadap bangunan itu, dilarang berdoa di depan Rumah Maulid, dan dilarang meratap di temboknya.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Manfaat ASI Dijelaskan Lengkap dalam Alquran dan Sains 

Rumah Maulid di Makkah. (Foto: Mochammad Saifulloh/Okezone)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini