Begini Cara Kerja Vaksin Bikin Tubuh Kebal dari Penyakit

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 31 Oktober 2020 11:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 31 481 2301931 begini-cara-kerja-vaksin-bikin-tubuh-kebal-dari-penyakit-VUQ6CuXtIw.jpg Vaksin (Foto: Freepik)

Hadirnya vaksin Covid-19 merupakan hal yang dinanti di tengah pandemi ini. Namun salah satu kekhawatiran yang ditakutkan adalah terciptanya kelompok penolak vaksin.

Padahal, pemberian vaksin Covid-19 diyakini bisa menyelesaian masalah pandemi yang sudah berlangsung 10 bulan ini. Dengan vaksinasi masal juga diharapkan kehidupan akan berlangsung normal kembali.

 vaksin

Jika Anda masih ragu untuk mencoba vaksin, Okezone coba memberikan pejelasan soal bagaimana sebetulnya cara kerja vaksin yang akan membuat tubuh Anda kebal dari penyakit, termasuk Covid-19.

Menurut laporan Immunology, sistem kekebalan adalah jaringan sel, organ tisu, dan organ yang bekerja sama untuk membantu melawan infeksi dari bakteri atau virus berbahaya. Ketika 'agen' penyebab penyakit seperti virus dan bakteri menyerang tubuh, sistem kekebalan Anda mengenalinya sebagai sesuatu yang berbahaya dan akan memicu respons untuk menghancurkannya.

Nah, salah satu cara sistem kekebalan melawan infeksi adalah dengan membuat protein besar yang dikenal dengan antibodi. Antibodi ini bertindak sebagai pengintai, memburu agen infeksi, dan menandainya untuk kemudian dihancurkan sistem kekebalannya.

Menjadi catatan, setiap antibodi itu spesifik untuk bakteri atau virus yang telah dideteksi dan akan memicu respons imun tertentu. Antibodi spesifik ini akan tetap berada dalam sistem kekebalan setelah infeksi hilang.

Itu berarti, jika penyakit yang sama ditemui lagi, sistem kekebalan Anda memiliki 'ingatan' akan penyakit tersebut dan siap untuk segera menghancurkannya sebelum Anda jatuh sakit atau muncul gejala.

Sayangnya, sistem kekebalan tidak selalu memenangkan pertempuran awal ini dalam melawan bakteri atau virus berbahaya dan Anda bisa menjadi sangat sakit bahkan meninggal dunia. Dengan adanya 'celah' ini, diperlukan yang namanya vaksinasi untuk memperkuat perlawanan.

Baca juga: Fenomena Bulan Purnama Biru Langka Akan Terjadi Malam Ini

Vaksinasi sendiri merupakan cara teraman dan paling umum untuk mendapatkan kekebalan terhadap bakteri atau virus yang belum pernah ditemui tubuh Anda. Vaksin mengandung bakteri atau virus yang tak berbahaya dari sumber penyakit.

Tapi, apa yang terkandung di dalam vaksin adalah bakteri atau virus yang sudah dimatikan, dilemahkan secara drastis, dan dipecah menjadi bagian-bagian kecil, sehingga dapat memicu respons imun tanpa membuat Anda sakit.

Sistem kekebalan Anda masih akan menyerang bakteri atau virus yang tidak berbahaya dari vaksin yang disuntikan dan dari situ tercipta antibodi dalam proses perlawanannya.

Sistem kekebalan kemudian menyimpan ingatan tentang penyakit tersebut, jadi jika orang yang divaksinasi bertemu penyakit tersebut. sistem kekebalan mereka siap untuk melawan dan mencegah infeksi berkembang.

Di sisi lain, beberapa orang mempertanyakan efektivitas dari vaksin. Dapat dikatakan bahwa vaksinasi sangat efektif, pada anak-anak efektivitasnya mencapai 85 persen hingga 95 persen pada anak yang diberikan vaksin.

Vaksinasi dianggap sebagai salah satu pencapaian kesehatan global terbesar dan diperkirakan dapat menyelamatkan 2 hingga 3 juta jiwa setahun. Berkat vaksin, penyakit mengancam nyawa yang dulunya menyerang banyak orang seperti difteri, batuk rejan, dan polio, kini relatif jarang terjadi lagi.

"Melihat sejarah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin, ada penurunan besar dalam jumlah kasus penyakit setelah diperkenalkannya vaksin untuk melawan penyakit tersebut," terang laporan tersebut.

Jika penyakit cacar tidak diberantas dengan vaksin, maka akan menyebabkan 5 juta kematian di seluruh dunia dalam setahun. Karena itu, melalui vaksinasi, beberapa penyakit bahkan telah dimusnahkan dari dunia ini, misalnya penyakit cacar.

Tapi, apa yang terkandung di dalam vaksin adalah bakteri atau virus yang sudah dimatikan, dilemahkan secara drastis, dan dipecah menjadi bagian-bagian kecil, sehingga dapat memicu respons imun tanpa membuat Anda sakit.

Sistem kekebalan Anda masih akan menyerang bakteri atau virus yang tidak berbahaya dari vaksin yang disuntikan dan dari situ tercipta antibodi dalam proses perlawanannya.

Sistem kekebalan kemudian menyimpan ingatan tentang penyakit tersebut, jadi jika orang yang divaksinasi bertemu penyakit tersebut. sistem kekebalan mereka siap untuk melawan dan mencegah infeksi berkembang.

Di sisi lain, beberapa orang mempertanyakan efektivitas dari vaksin. Dapat dikatakan bahwa vaksinasi sangat efektif, pada anak-anak efektivitasnya mencapai 85 persen hingga 95 persen pada anak yang diberikan vaksin.

Vaksinasi dianggap sebagai salah satu pencapaian kesehatan global terbesar dan diperkirakan dapat menyelamatkan 2 hingga 3 juta jiwa setahun. Berkat vaksin, penyakit mengancam nyawa yang dulunya menyerang banyak orang seperti difteri, batuk rejan, dan polio, kini relatif jarang terjadi lagi.

"Melihat sejarah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin, ada penurunan besar dalam jumlah kasus penyakit setelah diperkenalkannya vaksin untuk melawan penyakit tersebut," terang laporan tersebut.

Jika penyakit cacar tidak diberantas dengan vaksin, maka akan menyebabkan 5 juta kematian di seluruh dunia dalam setahun. Karena itu, melalui vaksinasi, beberapa penyakit bahkan telah dimusnahkan dari dunia ini, misalnya penyakit cacar.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini