Curhat Kesal Dokter Cantik yang Sering Dianggap Terlalu Cantik

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 02 November 2020 15:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 612 2302849 curhat-kesal-dokter-cantik-yang-sering-dianggap-terlalu-cantik-8vtYTnWjpH.jpg Curhat dokter cantik (Foto: VT)

Jangan samakan dunia pekerjaan dengan dunia pribadi. Pesan itu yang coba disampaikan dokter cantik bernama dr Medina Culver.

Ya, dokter praktik keluarga ini punya hobi yang mungkin terbilang aneh untuk kalangan dokter yaitu pamer pakai bikini di Instagram. Hal tersebut dinilai orang-orang salah, karena sejatinya dokter tidak sepatutnya berpenampilan seperti itu.

 dokter

Di awal kariernya sebagai dokter, Culver sempat dipandang sebelah mata. Kelulusan dia melewati tes masuk perguruan tinggi kedokteran bahkan dianggap penipuan.

"Biasanya kami tidak melihat perempuan dengan warna rambut seperti kamu memiliki skor yang tinggi," kata penguji ingat Culver, dikutip dari New York Post.

Dokter berambut pirang itu pun terkejut dengan penilaian tersebut yang membahas fisiknya. Namun, dia tidak kesal, melainkan mengangkat kepalanya tinggi-tinggi dan berkata, "Saya dapat menjamin saya tidak menyontek. Itu semua berkat kerja keras saya," tegasnya pada petugas penilai.

Sembilan tahun kemudian, Culver dipekerjakan sebagai satu-satunya perempuan dalam praktik kesehatan keluarga di Las Vegas. Meski sudah punya prestasi tersebut, dia tetap saja dihina masyarakat karena penampilannya yang tidak seperti dokter kebanyakan.

"Komentar negatif soal saya terlalu cantik untuk menjadi dokter seperti makanan sehari-hari buat saya," kata Culver yang kini berusia 31 tahun.

 Baca juga: Libur Panjang Usai, Wisatawan Mulai Tinggalkan Bali

Orang-orang, sambungnya, lebih menyarankan dia untuk jadi model atau aktris. "Menurut saya itu sangat seksis dan menyakitkan. Itu juga fakta bahwa standar ganda terkait penampilan pria dan perempuan masih ada di masyarakat," katanya.

Mengandalkan media sosial, Culver kini jadi dokter influencer yang coba membuktikan bahwa memiliki paras cantik dengan tubuh terjaga tidak menutup kemungkinan untuk Anda jadi dokter. "Dan bagi saya, perempuan berhak memiliki keduanya, tidak harus memilih salah satu," tegasnya.

Di Instagram, Culver memiliki pengikut sebanyak 28.000 orang. Ia sudah biasa dengan pujian dan komentar negatif. Beberapa komentar positif yang dia ingat adalah Culver adalah sosok perempuan yang memperjuangkan dirinya untuk dirinya sendiri.

Sementara itu, komentar negatif biasanya berkaitan dengan anggapan netizen bahwa dirinya begitu sombong dengan hidupnya. Tidak hanya itu, Culver sejatinya jelek dan tidak harus memperjuangkan apa yang dia suarakan sekarang.

Tapi, dia tidak pernah mengubris komentar negatif tersebut. Ia malah berharap media sosialnya menjadi wadah bagi banyak perempuan untuk mau memperjuangkan mimpinya tanpa perlu takut dihina orang lain.

"Saya akan terus menyampaikan pesan saya tentang pemberdayaan perempuan, bahkan jika itu dianggap melawan arus. Saya pun berharap agar semua perempuan tidak saling menjatuhkan perempuan lain dan mau mempertahankan kemauannya tanpa takut dengan norma sosial yang ada," terang Culver.

Mengandalkan media sosial, Culver kini jadi dokter influencer yang coba membuktikan bahwa memiliki paras cantik dengan tubuh terjaga tidak menutup kemungkinan untuk Anda jadi dokter. "Dan bagi saya, perempuan berhak memiliki keduanya, tidak harus memilih salah satu," tegasnya.

Di Instagram, Culver memiliki pengikut sebanyak 28.000 orang. Ia sudah biasa dengan pujian dan komentar negatif. Beberapa komentar positif yang dia ingat adalah Culver adalah sosok perempuan yang memperjuangkan dirinya untuk dirinya sendiri.

Sementara itu, komentar negatif biasanya berkaitan dengan anggapan netizen bahwa dirinya begitu sombong dengan hidupnya. Tidak hanya itu, Culver sejatinya jelek dan tidak harus memperjuangkan apa yang dia suarakan sekarang.

Tapi, dia tidak pernah mengubris komentar negatif tersebut. Ia malah berharap media sosialnya menjadi wadah bagi banyak perempuan untuk mau memperjuangkan mimpinya tanpa perlu takut dihina orang lain.

"Saya akan terus menyampaikan pesan saya tentang pemberdayaan perempuan, bahkan jika itu dianggap melawan arus. Saya pun berharap agar semua perempuan tidak saling menjatuhkan perempuan lain dan mau mempertahankan kemauannya tanpa takut dengan norma sosial yang ada," terang Culver.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini