Waspada, Daging Bisa Jadi Media Terbaik bagi Pertumbuhan Kuman dan Bakteri

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 04 November 2020 20:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 298 2304298 waspada-daging-bisa-jadi-media-terbaik-bagi-pertumbuhan-kuman-dan-bakteri-zXedbEZn7q.jpg Daging dimasak (Foto: Pixabay)

Daging merupakan salah satu bahan makanan yang paling sering digunakan masyarakat untuk diolah menjadi hidangan lezat. Namun tahukan Anda apabila daging menjadi media yang bagus bagi pertumbuhan kuman dan bakteri?

Kepala Divisi Kesehatan Masyarakat Veteriner Institut Pertanian Bogor, Dr. drh. Denny W. Lukman menjelaskan, daging adalah tempat yang bagus bagi bakteri. Bahkan kuman dan bakteri dapat tumbuh dan berkembang biak dengan sangat cepat dalam daging.

 daging

“Pembelahan dari 1 menjadi 2 dalam waktu tertentu akan terjadi. Kondisi yang ideal, bakteri akan membelah setiap 15-30 menit. Waktu pembelahan bakteri dari satu menjadi dua disebut waktu generasi,” terang drh. Denny, dalam diskusi virtual Japfa ‘Daging Ayam Sebagai Sumber Protein Hewani: Fakta dan dan Hoaks’, Rabu (4/11/2020).

Pada kesempatan tersebut drh. Denny juga menjelaskan bagaimana kuman dapat berkembang biak dengan cepat dalam daging. Bahkan dalam kurun waktu lima jam saja jumlah bakteri sudah lebih dari 1 juta sel. Jika hal ini terjadi, maka kualitas daging pun dipastikan sudah menurun dan menjadi tidak sehat.

“Satu sel menjadi 2 sel dalam waktu 15 menit. Ini berlaku kelipatan. Ambil saja pada pukul 07.00 terdapat 1 sel, maka pada 07.15 sudah terdapat 2 sel. Pada 07.30 terdapat 4 sel, pukul 08.00 16 sel dan hingga pukul 10.00 saja sudah lebih dari 1.000 sel. Bayangkan jika pukul 12.00 bisa lebih dari 1 juta sel yang berada di sana,” terangnya.

Untuk mencegah hal tersebut, alhasil daging harus disimpan dalam kondisi yang tepat yakni di bawah 4 derajat celcius. Fungsinya untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme pembusuk serta aktivitas enzim. Pada kesempatan ini pun ia menjelaskan mengenai stigma negatif masyarakat terkait daging yang didinginkan.

 Baca juga: Ilmuwan Terkejut Temukan Lebah Cari Makan di Malam Hari

“Daging yang disimpan dalam pendingin, tidak mengurangi kandungan gizi dan tidak menurunkan mutu. Justru dengan didinginkan, akan mempertahankan kesegaran,” tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini