Waduh, Work From Home Sebabkan Keputihan, Benarkah?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 06 November 2020 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 481 2305098 waduh-work-from-home-sebabkan-keputihan-benarkah-HgSIvkcMbE.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

Sebagian orang melakukan aktivitas hariannya sekarang di rumah saja atau work from home (WFH). Kegiatan seperti olahraga, belanja, bahkan nongkrong dengan sahabat pun dilakukan secara virtual.

Kegiatan WFH yang terdengar membosankan itu tidak hanya menyebabkan stres, tapi juga bisa menyebabkan efek yang lebih jauh sampai ke persoalan area kewanitaan. Ya, menurut dr Dinda Derdameisya, SpOG, WFH ternyata memberi dampak yaitu keputihan.

Bagaimana korelasinya, WFH menyebabkan keputihan?

Work From Home

Disadari atau tidak, aktivitas yang hanya di rumah saja memberi sugesti pada diri Anda kalau tubuh tidak kotor. Ini yang kemudian membuat beberapa perempuan memutuskan untuk tidak segera mengganti pakaian usai berolahraga secara virtual misalnya.

"Dari contoh olahraga virtual itu misalnya, si perempuan mungkin tidak langsung mengganti legging-nya tapi dia malah menggunakna celana ketat tersebut untuk lanjut kerja. Apa yang terjadi setelahnya? Area kewanitaan jadi lembap," papar dr Dinda dalam Fresh and Intimate Virtual Launch yang diselenggarakan Andalan Feminine Care, Kamis 5 November 2020.

Tidak hanya itu, karena WFH juga beberapa perempuan menganggap tubuhnya bersih. Alhasil, kebersihan area kewanitaannya kurang mendapat perhatian lebih, beda dengan ketika Anda beraktivitas luar ruangan.

Kondisi tersebut meningkatkan kelembapan pada area kewanitaan dan ini yang kemudian membuat bakteri atau jamur penyebab keputihan muncul dan membuat area kewanitaan jadi tidak nyaman.

"Alhasil, pasien datang ke saya memang sudah merasakan gejala seperti muncul bau, berwarna, dan mengeluh gatal di area kewanitaan. Padahal, itu kemungkinan terjadi karena dia enggak membersihkan area kewanitaan dengan baik bahkan malas karena ngerasa bersih di rumah saja," ungkap dr Dinda.

Baca Juga : Pose Menggoda Pevita Pearce Pakai Tanktop Nude, Netizen: Kajol Indonesia!

Dia melanjutkan, stres akibat pandemi pun bisa menjadi faktor penyebab keputihan lainnya. Karena itu, penting sekali bagi para perempuan untuk mengelola stresnya. Namun yang terpenting, selalu rajin membersihkan area kewanitaan dengan benar meskipun Anda di rumah saja.

"Cara membersihkan yang benar itu, dibasuh dari depan ke belakang. Kemudian, pastikan menggunakan air yang mengalir bukan pakai air yang ditampung. Satu yang terpenting, jangan pakai sabun sembarangan karena itu akan memberi efek buruk pada kesehatan area kewanitaan Anda. Pastikan sabunnya memang khusus area kewanitaan," sarannya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini