Kotoran Telinga Bisa Mengukur Tingkat Stres Anda Lho!

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 06 November 2020 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 481 2305274 kotoran-telinga-bisa-mengukur-tingkat-stres-anda-lho-9hIVyjKgc6.jpg (Foto: Shutterstock)

Tim peneliti telah mengembangkan perangkat baru untuk mengambil sampel kotoran telinga yang juga dapat mengukur tingkat stres dalam hidup Anda. Ini membuka jalan untuk memantau depresi dan kondisi terkait stres.

Menurut peneliti dari University College London dan King’s College London, perangkat baru ini dapat digunakan di rumah tanpa pengawasan klinis, sehingga memudahkan pemeriksaan medis sekaligus menjaga jarak sosial karena Covid-19.

Ini mungkin juga berpotensi untuk mengukur glukosa atau antibodi Covid-19 yang terakumulasi di kotoran telinga, kata tim tersebut dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam jurnal akademik Heliyon.

“Pengambilan sampel kortisol sangat sulit, karena kadar hormon dapat berfluktuasi, sehingga sampel mungkin bukan cerminan yang akurat dari kadar kortisol kronis seseorang. Selain itu, metode pengambilan sampel itu sendiri dapat menyebabkan stres dan memengaruhi hasil," kata ketua peneliti Dr Andres Herane-Vives dari King’s College London.

 Tim peneliti telah mengembangkan perangkat baru untuk mengambil sampel kotoran telinga.

Tetapi kadar kortisol dalam kotoran telinga tampaknya lebih stabil, dan dengan perangkat baru, mereka lebih mudah untuk mengambil sampel dan mengujinya dengan cepat, murah, dan efektif.

Kortisol telah dianggap sebagai kemungkinan biomarker, atau ukuran biologis objektif, untuk depresi, namun para peneliti terhalang oleh tantangan dalam mengukur kadar kortisol secara akurat.

Teknik yang paling umum adalah dengan sampel rambut, tetapi sampel tersebut lebih rentan terhadap fluktuasi kortisol jangka pendek, dan tidak semua orang memiliki cukup rambut untuk sampel yang dapat diandalkan.

Analisis sampel rambut juga lebih memakan waktu dan mahal, dibandingkan dengan kotoran telinga, tetapi hingga saat ini belum ada metode yang dapat diandalkan dan tidak menimbulkan stres untuk mengambil sampel kotoran telinga.

Kotoran telinga sangat cocok untuk pengambilan sampel di rumah, karena sampel dapat dikirim ke laboratorium melalui pos tanpa banyak risiko kontaminasi.

Baca juga: Bikin Es Pisang Ijo Segar Yuk, Dijamin Ketagihan

Perangkat pengambilan sampel kotoran telinga baru ini mirip dengan kapas, tetapi dengan penutup yang menghentikan kapas agar tidak masuk terlalu jauh ke dalam telinga dan menyebabkan kerusakan.

Ujungnya ditutup dengan spons dari bahan organik, dengan larutan yang sudah teruji paling efektif dan andal dalam mengambil sampel. Dalam studi percontohan mereka, Dr Herane-Vives dan tim membawa 37 peserta studi untuk menguji teknik pengambilan sampel kortisol yang berbeda.

Para peneliti menemukan bahwa sampel kotoran telinga menghasilkan lebih banyak kortisol daripada sampel rambut, dan teknik baru tersebut adalah metode tercepat dan berpotensi termurah.

Dr Herane-Vives mengatakan dia sedang mendirikan perusahaan, Trears, untuk membawa perangkat pengambilan sampel kotoran telinga ke pasar, dengan dukungan dari inkubator startup UCL Hatchery.

"Kami sedang berusaha sejauh ini," pungkas Dr. Herane seperti dikutip dari The Stateman pada Jumat (6/11/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini