Pandemi Jadi Kesempatan untuk Tahu Lebih Dalam Bakat Anak

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 09 November 2020 19:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 09 612 2306820 pandemi-jadi-kesempatan-untuk-tahu-lebih-dalam-bakat-anak-kMNm9bvUYf.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

Disarankan Vera, tak ada salahnya pula untuk mengasah bakat dan minat anak sejak kecil. Sebab tidak dari lahir anak sudah punya bakat dan minat tertentu.

"Tugas orangtua itu mengulik bakat anak. Misalnya anak suka olahraga, maka diajak dulu. Tiap pagi misalnya latihan main bola, kalau misal dia suka dan usia 5 tahunan enggak berubah, maka orangtua boleh saja ikutkan anak sekolah sepak bola," bebernya.

Karena selain menjadi pengamat, orangtua harus memfasilitasi. Lalu memberkan peluang dan menjadi pendukung penuh.

"Orangtua juga hadir sebaai pendukung, misal hadir saat pertandingan, lalu menyusun anak jadwal latihan. Kemudian pendampingan, misal kala mereka bosan, down, pertandingan kalah atau pas pandemi ini ga bs latihan, maka anak perlu dikendalikan emosinya," tambahnya.

Kalau anak emosi atau bosan, ungkap Vera, orangtua harus mendengarkan keluh kesah anak. Tak perlu dimarahi, karena terkadang anak cuma butuh didengarkan dan didampingi, lalu dipahami dan diterima.

"Terkadang kalau sudah merasa didengarkan mereka mengerti sendiri. Solusinya malah bisa datang dari anak atau orangtua membantu. Maka

jangan larang anak untuk mengeluarkan emosinya. Jadi biarkan dia mengeluarkan emosi, kita pahami kita terima agar hilang bosannya," pungkasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini