Ini Daftar Prioritas Orang yang akan Diberi Vaksin Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 10 November 2020 09:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 481 2307064 ini-daftar-prioritas-orang-yang-akan-diberi-vaksin-covid-19-plZPGb9VXC.jpg Vaksin (Foto: The Scientist)

Vaksin Covid-19 racikan perusahaan farmasi Pfizer yang bekerja sama dengan perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech, diklaim 90 persen efektif mencegah Covid-19. Penemuan ini dinilai sebagai hari luar biasa dalam bidang sains dan kemanusiaan.

Vaksin Covid-19 Pfizer itu diuji coba pada 43.500 orang di enam negara. Sampai berita ini dimuat di Okezone, belum ada satu laporan masalah keamanan yang tercatat.

Jika vaksin Covid-19 Pfizer ini dinilai akan menjadi penyelamat umat manusia dari pandemi Covid-19 yang mematikan, siapa orang pertama yang akan mendapatkan suntikan vaksin ini secara resmi?

 lansia jadi prioritas

Menjawab pertanyaan tersebut, laporan ITV mencatat, The Joint Committee on Vaccination and Immunisation (JCVI) mengeluarkan data bahwa ada beberapa kelompok orang yang akan didahulukan menerima vaksin Covid-19 Pfizer ini. Mereka adalah orang yang berisiko tinggi meninggal dunia akibat Covid-19.

Tertera dalam panduan interimnya, mengurutkan priotitas sebagai berikut:

1. Lansia yang tinggal di 'care home' dan para pekerja di 'care home'.

2. Semua orang yang berusia di atas 80 tahun ke atas dan tenaga kesehatan.

3. Mereka yang berusia 75 tahun ke atas.

4. Orang berusia 70 tahun ke atas.

5. Semua orang yang berusia 65 tahun ke atas.

6. Orang dewasa berisiko tinggi di bawah 65 tahun.

7. Orang dewasa dengan risiko sedang di bawah 65 tahun.

8. Semua orang yang berusia 60 tahun ke atas.

9. Semua yang berusia 55 tahun ke atas.

10. Semua yang berusia 50 tahun ke atas.

11. Sisa populasi dengan prioritas yang belum ditentukan.

Kemudian, negara mana yang pertama kali akan mendapatkan suplai vaksin Covid-19 Pfizer ini?

Selain Inggris, kesepakatan yang diteken perusahaan menyatakan bahwa negara lain yang mendapat prioritas distribusi vaksin Covid-19 Pfizer adalah Jepang dan Uni Eropa, dengan 120 juta dan 200 juta dosis masing-masing.

"Jika disetujui, rencananya adalah perusahaan akan memasok hingga 100 juta dosis di seluruh dunia pada akhir 2020 dan sekitar 1,3 miliar dosis pada akhir 2021," lapor Pfizer.

Laporan itu pun menjelaskan bahwa Pfizer bekerja dengan pemerintah di seluruh dunia untuk menyediakan dan mendistribusikan vaksin jika diizinkan dan disetujui. "Pemerintah dan otoritas pengatur lokal akan memberikan vaksin yang mereka tentukan tepat," tegasnya.

Baca juga: Alquran dan Sains Lebih Dulu Jelaskan Tentang Makhluk Luar Angkasa

Ada catatan di laporan tersebut bahwa mungkin akan muncul kendala dalam proses pendistribusian vaksin di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, tetapi Badan Kesehatan Dunia (WHO) akan mendukung negara-negara dengan sistem peraturan yang lemah ini.

Harapannya, hal ini dapat mempercepat perizinan vaksin dan membantu penyediaan dosis bagi seluruh masyarakat dunia.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini