Habib Rizieq Tiba di Indonesia, Wajib Isolasi Mandiri 2 Minggu

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 10 November 2020 11:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 481 2307153 habib-rizieq-tiba-di-indonesia-wajib-isolasi-mandiri-2-minggu-qEpGWq7pUD.jpg Menyambut Habib Rizieq (Foto: Okezone)

Habib Rizieq sudah mendarat di Indonesia melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Kedatangannya disambut luar biasa oleh para pendukunya.

Usai mendarat di Indonesia, dikabarkan banyak pencintanya berebut cium tangan. Mereka tak peduli dengan protokol kesehatan dan malah desak-desakan saat menyambut kedatangan Habib Rizieq yang sudah 3,5 tahun meninggalkan Indonesia dan menetap di Arab Saudi.

 Habib Rizieq

Terlepas dari momen penyambutan tersebut, berdasar ketentuan yang diterangkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), orang yang habis melakukan perjalanan luar negeri diharuskan untuk melakukan isolasi mandiri 2 minggu meski Anda dinyatakan sehat atau tidak menunjukkan gejala penyakit apapun.

Ini diperlukan karena Anda dianggap dapat menularkan virus ke orang lain. Orang yang habis bepergian itu dinilai akan menjadi risiko besar bagi keluarga di rumah, teman, atau orang lain di komunitas atau lingkungan.

Selain melakukan isolasi mandiri selama 2 minggu, CDC juga menyarankan agar orang yang habis bepergian baik domestik maupun internasional untuk menjaga jarak aman setidaknya 2 meter dengan orang lain. "Hal ini penting dilakukan, baik di dalam maupun di luar ruangan," terang CDC.

Kemudian, disarankan juga untuk selalu menggunakan masker yang menutupi hidung dan mulut saat berada di luar rumah, termasuk saat menggunakan transportasi umum. Jangan lupa juga untuk sering cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

Baca juga: Alquran dan Sains Lebih Dulu Jelaskan Tentang Makhluk Luar Angkasa

"Ukur suhu tubuh jika Anda merasa kurang fit. Jalani protokol kesehatan yang diterapkan di setiap negara demi menjaga keselamatan diri Anda maupun orang lain. Jaga kesehatan Anda dari paparan Covid-19," tambah CDC.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini