Asal Mula Seni Tanago, Teknik Memancing untuk Dapatkan Ikan Sebesar Koin

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 10 November 2020 21:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 612 2307525 asal-mula-seni-tanago-teknik-memancing-untuk-dapatkan-ikan-sebesar-koin-D5Aoexlarp.jpg Tanago seni memancing ikan sebesar koin (Foto : Odditycentral)

Menangkap ikan dengan ukuran sebesar uang logam adalah hal yang memalukan bagi sebagian besar pemancing. Namun di Jepang mendapatkan ikan berukuran sangat kecil saat memancing adalah sumber kebanggaan. Seperti dalam seni lama Tanago Fishing, semakin kecil ikannya, semakin besar tangkapan yang diwakilinya.

Sebagian besar nelayan percaya bahwa semakin besar ikan yang mereka tangkap, semakin besar keterampilan memancing mereka. Itulah sebabnya Anda akan sangat sering melihat pemancing berpose hanya dengan ikan yang sangat besar.

Namun, segalanya sangat berbeda di Jepang. Negara minimalis yang menyebar di semua aspek kehidupan, mulai dari berkebun, hingga arsitektur. Ternyata perinsip minimalis juga berlaku dalam hal memancing. Jadi tidak mengherankan jika para nelayan menilai keterampilan mereka bukan dari seberapa besar hasil tangkapan mereka, tetapi dari seberapa kecil tangkapannya.

Memancing Ikan

Melansir dari Oddity Central, Selasa (10/11/2020), memancing Tanago adalah metode memancing Jepang kuno yang berasal dari samurai lebih dari 200 tahun yang lalu. Tanago adalah istilah Jepang yang digunakan untuk menggambarkan beberapa spesies ikan air tawar kecil yang dikenal sebagai ‘ikan pahit’.

Baca Juga : 5 Potret Anya Geraldine Mirror Selfie Menggoda, Netizen: Bini Idaman

Beberapa spesies tanago tumbuh hingga berukuran 15cm, tetapi ini kurang berharga bagi nelayan, karena tujuannya adalah menangkap ikan sekecil mungkin. Pemancing Tanago percaya bahwa semakin kecil ikan yang ditangkap, semakin besar bukti keterampilan pemancing.

Memancing Ikan

Bahkan di Jepang, nelayan tanago dianggap eksentrik. Bukan hanya karena cara menilai keterampilan mereka yang berlawanan dengan intuisi, tetapi juga karena jumlah waktu dan sumber daya yang mereka investasikan dalam hobi ini.

Menangkap ikan kecil tidaklah mudah, dan banyak penggemar menghabiskan sedikit uang untuk membeli peralatan khusus. Tanago Jepang biasanya ditangkap menggunakan batang bambu buatan tangan yang disebut Edo Wazao. Hanya ada segelintir pembuat batang yang tersisa di Jepang, dan proses pembuatan alat semacam itu bisa memakan waktu hingga dua tahun.

Alhasil peranti memancing yang satu ini harganya bisa sangat mahal. Lalu ada tali pancing yang bagus dan jarumnya yang biasanya diasah di bawah mikroskop menggunakan kikir berlian dari perhiasan. Beberapa nelayan tanago selalu terpesona oleh seni berusia berabad-abad ini, atau hanya bosan dengan memancing di sudut dan ingin mencoba sesuatu yang lebih menantang.

Memancing Ikan

Mereka semua menggunakan pancing kecil mereka yang lucu untuk mencoba menangkap ikan terkecil, dengan tujuan yang dinyatakan adalah untuk mendapatkan ikan pahit yang bisa muat dengan koin satu yen.

Legenda mengatakan bahwa memancing tanago lahir sebagai cara untuk melewati larangan memancing selama periode Edo. Nelayan dapat menyembunyikan pancing tanago dengan mudah di dalam kantong atau tas yang digantung di pinggang, tetapi mereka menjadi sangat gemar memancing ikan kecil sehingga mereka tidak pernah kembali memancing.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini