3 Cara Mencegah Belanja Impulsif Hanya karena Diiming-imingi Diskon

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 11 November 2020 11:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 11 612 2307759 3-cara-mencegah-belanja-impulsif-hanya-karena-diiming-imingi-diskon-eJEwewn3Rf.jpg Belanja impulsif karena diskon (Foto: Meta/Okezone)

Tak dipungkiri belanja menjadi salah satu kebutuhan setiap manusia. Namun terkadang Anda malah membeli barang atau sesuatu yang tak penting, hanya karena tergoda diskon saja.

"Impulsive buying itu adalah kebanyakan belanja yang tidak penting. Tapi setahun ini setelah aku tahu hidup minimalis, sekarang sifat belanja aku yang parah banget sekarang menurun drastis," ujar salah satu YouTubers dalam channel YouTubenya Michelle Sukendro.

Impulsive buying ini bisa jadi merugikan Anda, karena terlalu banyak belanja yang tidak penting dan hanya menghamburkan uang saja. Misalnya saja belanja hanya karena menyaksikan diskon besar-besaran lalu berjung pada penyesalan.

Nah, berikut ini ia membagikan tips cara menekan impulsive buying yang kerap dialami beberapa orang.

 belanja online

1. Unfollow akun-aku belanja di akun media sosial

Pertama adalah cobalah unfollow atau berhenti mengikuti akun-akun belanja di media sosial, seperti instagram. Dengan begitu Anda akan mulai mengurangi kebiasaan yang tidak penting itu. Apalagi jika akun belanja itu sering menawarkan diskon barang yang Anda tak butuhkan.

2. List semua belanja kebutuhan

Saat Anda akan pergi berbelanja atau traveling, pastikan mencatat apa saja yang dibutuhkan. Jangan sampai belanja Anda malah jauh dari keperluan yang sudah dilist.

"Bisa mencatatnya di handphone," katanya.

Baca juga: Alquran dan Sains Jelaskan Hujan Bisa Memurnikan Air Bumi

3. Tanya kepada diri sendiri, apakah butuh atau tidak

"Sebenarnya kita gak perlu beli barang baru, misal setiap traveling. Coba pikir uang yang beli barang yang gak penting bisa disimpan untuk traving ke tempat lain," terang Michelle.

Berpikir dan menimbang untuk membeli sesuatu adalah hal yang penting. Jangan sampai ketika sudah membelinya, Anda malah menyesalinya. Kemudian barang itu menjadi terabaikan begitu saja.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini