Sering Kerokan Picu Serangan Angin Duduk, Mitos atau Fakta?

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 12 November 2020 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 12 481 2308577 sering-kerokan-picu-serangan-angin-duduk-mitos-atau-fakta-WS7lEnz1Ba.jpg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

Pernah mendengar istilah angin duduk? Ya, salah satu penyakit ini menyerang beberapa orang yang sering masuk angin, dan kerokan diklaim sebagai pemicunya. Dalam bahasa medis disebut angina pektoris, penderitanya akan merasa nyeri dada, menyerang jantung dan berujung kematian.

Lantas apakah ketika seseorang terkena angin duduk disebabkan kerokan, mitos atau fakta? Ternyata penyebab terjadinya angin duduk yang dipicu kerokan hanyalah mitos.

Dilansir dari laman Heart, Kamis (12/11/2020), ada penyebab lain yang menyebabkan dada dan anggota lainnya juga terasa sakit. Hal itu terjadi karena satu atau lebih arteri jantung menyempit atau tersumbat, disebut iskemia.

Sesak Napas

Angina biasanya menyebabkan tekanan tidak nyaman, menyerang bagian leher, rahang, bahu, punggung, atau lengan. Anda akan merasa kesakitan yang luar biasa. Bahkan bisa terjadi infeksi paru-paru dan juga pembengkakan.

Kapan angina pektoris terjadi?

Angina sering terjadi ketika otot jantung membutuhkan lebih banyak darah daripada biasanya. Misalnya, selama aktivitas fisik atau ketika Anda emosi. Bagian arteri yang menyempit memungkinkan darah cukup untuk mencapai jantung saat kebutuhan oksigen rendah, seperti saat Anda duduk.

Baca Juga : Becca Kena Prank Nyaris Pulang, Ini Dia Top 10 MasterChef Indonesia Season 7

Pemicu yang mungkin akan timbul ketika Anda terkena angin duduk, antara lain seperti stres, mudah emosi, sering mengonsumsi makanan berat, hingga merokok.

Kemudian jika Anda mengalami serangan penyakit ini, segera periksakan ke dokter. Penanganan medis akan membuat rasa nyeri yang dialami akan lebih baik. Serta yang terpenting adalah pola hidup sehat harus dijalani, hindari kegiatan atau kebiasaan buruk yang menyebabkan kesehatan Anda terganggu.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini