Drama Air Mata Yuri Kubur Mimpi Jadi The Next MasterChef Indonesia

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 13 November 2020 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 298 2308968 drama-air-mata-yuri-kubur-mimpi-jadi-the-next-masterchef-indonesia-XuNHVbIWP4.jpg Yuri MasterChef Indonesia (Foto : rctiplus.com)

Kepulangan Yuri dari Gallery MasterChef Indonesia Season 7 mungkin menjadi salah satu hal yang paling diharapkan para permirsa. Namun ketiga dewan juri memiliki pandangan lain terhadap sosok Yuri yang dinilai arogan dan tidak memiliki skill dalam memasak.

Pada episode MasterChef, Sabtu 7 November 2020 Yuri gagal tampil mengesankan di tantangan Duplicate Dish Barbeque Lobster buatan Chef Arnold. Alhasil ia melaju ke babak elimination challenge di mana lima kontestan dengan performa buruk yakni Jerry, Dava, Yuri, Vicky, dan Faiz ditantang untuk mengolah hidangan dengan bahan dasar apel.

Semua kontestan diberi waktu hanya 45 menit dan diberi kebebasan untuk membuat hidangan sweet and savoury. Selintas tantangan ini tampak mudah, namun para kontestan bingung bukan main untuk menentukan menu yang hendak mereka buat karena waktu yang sangat terbatas.

Yuri MasterChef Indonesia

Kala itu Yuri memutuskan untuk membuat milk jelly apple. Menurut Chef Renatta seharusnya Yuri tidak menggunakan jelly, sebab kalau diganti dengan panacotta maka hidangan bisa lebih bagus. Kematangan apel bagus tapi karamelisasinya sangat manis. Sependapat, Chef Arnold menilai apelnya manis, cinammon kerasa tapi kalah dengan gula sehingga rasanya terlalu manis.

Baca Juga : Becca Kena Prank Nyaris Pulang, Ini Dia Top 10 MasterChef Indonesia Season 7

Namun tampaknya hidangan yang dibuat Yuri belum cukup untuk mengamankan tempatnya di Gallery MasterChef Indonesia Season 7. Dari kelima kontestan yang masuk babak eliminasi, Yuri menjadi kontestan pertama yang harus meninggalkan Gallery MasterChef.

Di sini lah drama haru terjadi, ketika seorang protagonis dan sosok yang paling dibenci penonton harus pergi meninggalkan kompetisi.

“Saya dengar kalian tepuk tangan semeriah itu. Ada apakah gerangan? Benar-benar sedih?” ucap Chef Juna.

“She did really well,” ucap Aziz.

Sependapat dengan ucapan Aziz, Chef Juna pun memberikan wejangan kepada mantan personel JKT48 itu untuk tetap bangga terhadap apa yang telah ia kerjakan selama berada di Gallery MasterChef meski harus pulang dari kompetisi.

“Untuk orang yang selalu di underestimate, tapi bisa menyingkirkan hampir setengah daripada peserta, its a lot, u know. Ini bukan sesuatu yang perlu dibuatkan piala, but something yang bisa kamu bisa tidur dengan tersenyum,” terang Chef Juna

“Dan buktinya you got this far anyway,” tambah Chef Renatta.

“Makasih ya chef sudah kasih aku kesempatan. Aku senang bisa dapat kesempatan di sini. Makasih juga buat teman-teman yang suka bantuin aku ya,” tuntas Yuri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini