Limbah Medis Meningkat Selama Pandemi, Menkes Terawan Minta Pemda Serius

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 13 November 2020 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 481 2309049 limbah-medis-meningkat-selama-pandemi-menkes-terawan-minta-pemda-serius-kt9smn5752.jpg Pandemi Covid-19 (Foto: Doctissimo)

Masalah limbah medis selama pandemi Covid-19 masih menjadi perhatian serius saat ini. Alhasil peran serta seluruh pemangku kepentingan khususnya pemerintah daerah baik provinsi maupun tingkat kota harus memutar otak dalam penerapan pengolahan limbah.

Menanggapi hal ini, Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto mengatakan, upaya mengembangkan pengelolaan limbah medis harus dilakukan sesuai kearifan lokal masing-masing. Tujuannya agar dapat mengakselerasi penanganan limbah medis dengan baik.

 Menkes Terawan

Tak hanya di daerah, Menkes Terawan juga mengimbau para stakeholder di berbagai jajaran kesehatan seluruh Indonesia supaya bisa mendorong upaya tersebut. Pasalnya limbah medis di masa pandemi Covid-19 mengalami peningkatan yang signifikan akibatnya membeludaknya jumlah pasien yang terinfeksi.

Menurut data yang dihimpun Kemenkes, di 2019 ada sekira 295 ton limbah medis per hari. Sementara sepanjang pandemi Covid-19, jumlah limbah medis yang dihasilkan meningkat sebesar 30 persen.

"Limbah medis perlu ditangani serius sesuai dengan persyaratan agar mencegah penularan Covid-19 dan penyakit menular lainnya," terang Menkes Terawan dalam webinar ‘Seruan Nasional Dalam Akselerasi Penanganan Limbah Medis”⁣⁣, Jumat (13/11/2020).

Menkes Terawan mengatakan, Kementerian Kesehatan Indonesia (Kemenkes) telah melakukan berbagai upaya agar limbah medis bisa tertangani dengan baik. Beberapa di antaranya dengan memastikan semua fasilitas pelayanan kesehatan menyediakan sarana prasarana sesuai standar, serta dukungan pemerintah daerah (pemda) yang optimal.

 Baca juga: Heboh! Nagita Slavina Pakai Tanktop Terbalik Seharga Rp2 Juta, Netizen: OTW Jadi Tren

"Perlu dukungan pemda agar limbah medis dapat teratasi dengan baik dan benar," tuntas Menkes Terawan.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini