Angin Duduk, Penyakit Mematikan yang Masih Dianggap Remeh di Indonesia

Wilda Fajriah, Jurnalis · Sabtu 14 November 2020 03:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 612 2309234 angin-duduk-penyakit-mematikan-yang-masih-dianggap-remeh-di-indonesia-KZfF7PYI5S.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

TAHUN ini memang menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pasalnya, sampai saat ini, mereka yang positif terkena virus corona Covid-19 masih terbilang tinggi.

Nah, dia Hari Kesehatan Nasional (HKN) dengan tema ‘Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat’, memang kita dituntut lebih memperhatikan protokol kesehatan, terutama di tempat umum. Masyarakat juga harus mengantisipasi beberapa penyakit lain yang sering mengintai. Terlebih pada saat musim pancaroba seperti saat ini.

Ada penyakit yang kerap dianggap remeh, yakni angin duduk. Padahal, dugaan angin duduk bukanlah masuk angin, melainkan tanda peringatan penyakit jantung.

Angin duduk

Angina sendiri merupakan deteksi dini yang bisa dilakukan untuk mengetahui bahwa tubuh Anda aman akan penyakit jantung atau tidak. Gejala Angina terdiri dari nyeri dada, sesak, tekanan dan ada rasa tidak nyaman di dada saat melakukan aktivitas fisik atau saat stres.

Angin duduk yang dirasakan pria biasanya terjadi karena penyumbatan di arteri koroner yang disebut sebagai penyakit arteri koroner obstruktif (CAD). Sedangkan, pada perempuan, penyebab terjadinya angin duduk terjadi penyempitan oksigen di ateri yang sangat kecil yang bercabang dari arteri koroner.

Baca Selengkapnya: Hari Kesehatan Nasional, Waspada 4 Penyakit yang Sering Menyerang Orang Indonesia

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini