Beda 17 Tahun, Ini Keuntungan Nathalie Holscher Dinikahi Sule

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 15 November 2020 10:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 15 612 2309841 beda-17-tahun-ini-keuntungan-nathalie-holscher-dinikahi-sule-utFxsbfgqC.jpg Sule dan Nathalie (Foto: Inst Ferdinan Sule)

Publik menanti Komedian Sule menikah dengan Disjoki Nathalie Holscher. Pasangan ini cukup menyita perhatian karena tidak ada yang menyangka keduanya bisa menyatu dan soal usia yang terpaut jauh.

Ya, Sule yang berusia 44 tahun akan menikahi Nathalie Holscher yang masih berusia 27 tahun. Jarak 17 tahun di antara mereka tidak menjadi penghalang hubungan cinta keduanya. Bahkan, malah semakin erat berjalannya waktu.

Sule dan Nathalie

Dalam kacamata psikologi, hubungan mereka ini disebut dengan 'age gap relationships' (AGR) yang mana pada kebanyakan kasus dinilai cukup unik.

Pada sisi pria, manfaat yang diterima berkaitan dengan keturunan yang masih mungkin didapatkan, sedangkan dari sisi perempuan lebih ke mencari sosok ayah.

Sara Skentelbery dan Darren Fowler peneliti dari St. Mary's University menjelaskan bahwa dalam perspektif teori keterikatan, hubungan orang dewasa mencerminkan cara mereka diperlakukan sebelumnya.

Jadi, perempuan yang menikah dengan pria lebih tua itu diduga tidak dirawat oleh ayah yang baik semasa kecilnya. Karena itu, saat dewasa dia mencari pria yang lebih dewasa untuk mendapatkan rasa aman.

Untuk membuktikan dugaan tersebut, dalam laporan Psychology Today, Sara dan Darren menguji 173 perempuan yang semuanya terlibat dalam hubungan serius. Kelompok studi dibagi menjadi dua, perempuan yang menyukai pria lebih dewasa (AGR) dengan perempuan yang menyukai pria yang usianya sama (SAR).

Perempuan AGR berkisar 18 hingga 53 tahun, dengan rata-rata beda usia dengan pasangan 17 tahun atau lebih.

Lalu, peneliti menanyakan pada peserta studi gaya ketertarikan serta kepuasan hubungan mereka. Sebagai kontrol terhadap bias laporan diri, peneliti meminta peserta melengkapi ukuran 'keinginan sosial' atau kecenderungan untuk membesar-besarkan atribut positif seseorang pada kuesioner.

Dari hasilnya diketahui bahwa sebagian besar perempuan AGR memang mencari keamanan dari pasangan yang lebih tua. Dan pada hubungan seusia, diketahui tidak memiliki kualitas psikologis yang unik.

Baca: Intip Gaya Raisa Main TikTok, Netizen: Mau Diajarin WOAAAH Enggak?

Meski begitu, peneliti menilai bahwa ada banyak faktor yang membuat perempuan bisa menyukai pria yang lebih tua. Sebut saja soal kenyamanan, kecocokan, pun penilaian kebahagiaan. Ini tentu kembali ke pribadi orangnya masing-masing, karena ikatan psikologis seseorang itu dapat melampaui demografi.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini