Pro Kontra RUU Minol, Ini Bahaya Minuman Beralkohol bagi Tubuh Manusia

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 16 November 2020 19:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 16 481 2310599 pro-kontra-ruu-minol-ini-bahaya-minuman-beralkohol-bagi-tubuh-manusia-LA8LSK1cPH.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

5. Sistem pencernaan

Kerusakan serius bisa terjadi dengan cepat pada sistem pencernaan akibat alkohol. Alkohol mempersulit usus untuk mengendalikan bakteri dan menyerap nutrisi yang dapat menyebabkan malnutrisi. Alkohol juga diketahui menyebabkan beberapa gangguan pencernaan seperti: kerusakan kelenjar ludah, penyakit gusi dan kerusakan gigi, kerongkongan ulkus, refluks asam dan mulas, sakit maag dan gastritis, pendarahan di dalam, dan wasir.

6. Sistem saraf pusat

Alkohol dapat mengubah perilaku seseorang. Alkohol dapat menghambat berbicara, yang menyebabkan ucapan dan koordinasi menjadi tidak jelas. Ini memengaruhi kontrol impuls dan kemampuan untuk membuat ingatan, yang menyebabkan pemadaman sementara. Alkohol dapat menyebabkan mati rasa, kelemahan, dan kelumpuhan sementara.

Penggunaan alkohol dalam jangka panjang bisa mengecilkan lobus frontal otak. Minum alkohol dalam jumlah banyak dapat menyebabkan ketergantungan yang parah.

7. Sistem ekskresi

Sistem ini bertanggung jawab untuk mengeluarkan produk limbah, seperti alkohol, dari tubuh. Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan pankreas kehilangan produksi insulin normal dan membuat zat beracun yang dapat menyebabkan kerusakannya. Alkohol yang berlebihan dapat membahayakan hati, yang tugasnya memecah zat berbahaya di dalam tubuh.

Kondisi ini dapat menyebabkan hepatitis, penyakit kuning, dan sirosis, yang merupakan penumpukan jaringan parut yang akhirnya merusak organ tersebut. Alkohol dapat menyebabkan peradangan ginjal, kandung kemih dan prostat.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini