Setelah Pfizer, Vaksin Moderna Diklaim Ampuh Tangkal Covid-19 hingga 94,5%

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 17 November 2020 00:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 16 481 2310664 setelah-pfizer-vaksin-moderna-diklaim-ampuh-tangkal-covid-19-hingga-94-5-S4KpDQUAvr.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

SETELAH sebelumnya Pfizer dan BioNTech mengatakan uji coba vaksin mereka 90% efektif dalam mencegah Covid-19, kini Moderna juga mengklaim efektivitas vaksin mereka. Bahkan, efektivitasnya diklaim lebih tinggi.

Menurut data awal yang dirilis oleh perusahaan, tingkat efektivitasnya mencapai 94,5%. Uji coba ini menjadikannya vaksin kedua di Amerika Serikat yang memiliki tingkat keberhasilan yang sangat tinggi.

"Ini jelas hasil yang sangat menarik. 94,5% benar-benar luar biasa," kata Dr. Anthony Fauci, dokter penyakit menular terkemuka di Amerika seperti dikutip dari laman CNN.

Moderna pun telah memberikan data uji coba tersebut via telepon kepada anggota Dewan Keamanan dan Pemantauan Data, sebuah panel independen yang menganalisis data uji klinis Moderna. Dr Fauci pun mengatakan, vaksinasi ini bisa dimulai pada Desember 2020 yang akan datang.

"Itu adalah salah satu momen terbesar dalam hidup dan karir saya. Sungguh luar biasa dapat mengembangkan vaksin ini dan melihat kemampuan mencegah penyakit simptomatik dengan kemanjuran yang tinggi," ujar Dr. Tal Zacks, kepala medis Moderna.

Dalam uji coba Moderna, tercatat ada 15.000 peserta studi diberi plasebo yang merupakan suntikan garam yang tidak berpengaruh. Selama beberapa bulan, 90 dari mereka mengembangkan Covid-19, dengan 11 mengembangkan bentuk penyakit yang parah lainnya.

Perusahaan tersebut mengatakan, vaksinnya tidak memiliki efek samping yang serius. Sebagian kecil yang menerimanya mengalami gejala seperti badan pegal dan sakit kepala.

Fauci memperkirakan, vaksinasi Covid-19 pertama akan dimulai menjelang akhir Desember 2020, bukan awal Desember. "Saya pikir semua orang akan mulai divaksinasi menjelang akhir April 2021. Dan itu akan berlangsung hingga Mei, Juni, Juli. Butuh beberapa bulan untuk melakukannya," terang Fauci.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini