Ular Bakal Balas Dendam jika Dibunuh, Mitos atau Fakta?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 17 November 2020 22:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 17 481 2311283 ular-bakal-balas-dendam-jika-dibunuh-mitos-atau-fakta-n0wgOEzEZK.jpg Ilustrasi (Foto : News18)

Kasus ular kobra yang masuk ke pemukiman warga sedang ramai diperbincangkan. Beberapa hari lalu warga perumahan Bekasi Timur Regency Lima, Kota Bekasi, Jawa Barat digegerkan dengan penemuan 12 anak king cobra dan induknya dari 21 telur yang sudah menetas.

Selain itu warga juga menemukan delapan induk ular king cobra dan jenis ular lainya yang bersarang di dalam rumah kosong. Sekadar informasi, dalam kondisi terdesak seperti masuk ke dalam kamar tidur, seseorang diizinkan membunuh ular tersebut untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Meski demikian masih banyak orang yang ragu untuk membunuh ular karena takut akan aksi balas dendam. Dikatakan seekor ular akan menuntut balas kepada manusia yang dengan sengaja membunuh pasangannya. Namun ini masih menjadi tanda tanya besar bagi manusia apakah mitos atau fakta.

Ular

Melansir dari News 18, Selasa (17/12/2020), aksi balas dendam ular ketika pasangannya dibunuh hanyalah mitos belaka. Mitos ini berkembang dengan sangat baik di masyarakat berkat film Bollywood yang mengangkat kisahnya.

Faktanya, terlepas dari musim kawin, ular akan bergerak secara sendiri-sendiri. Tidak ada bukti bahwa ular memiliki ikatan sosial, kecerdasan atau ingatan untuk mengingat penyerang manusia.

Baca Juga : Potret Gaya Juri MasterChef Indonesia Episode 15, Chic dan Kekinian!

Beberapa mitos juga mengatakan bahwa ular masih akan hidup apabila manusia memenggal kepala hewan tersebut. Namun lagi-lagi itu hanyalah mitos belaka. Pasalnya ular memang akan menggeliat layaknya masih hidup, beberapa saat setelah dipenggal kepalanya.

Terkadang ular juga kerap dikaitkan dengan dunia mistis. Hal ini membuat Pakar Spiritual, Mbah Mijan, memberikan penjelasan mengenai teror ular kobra yang menghantui masyarakat di beberapa wilayah Indonesia. Mbah Mijan mengatakan secara logika musim penghujan adalah waktu yang tepat bagi telur kobra untuk menetas.

Ketersediaan makanan berupa tikus di selokan ibu kota juga turut menarik para ular untuk berburu. Meski demikian Mbah Mijan juga memiliki sudut pandang lain dari sisi metafisika (ilmu titen). Menurutnya apabila ular kobra bertamu ke rumah manusia maka itu adalah pertanda akan datangnya penyakit misterius atau wabah yang sifatnya membunuh.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini