3 Kesatria Dewi Fashion Knight di Jakarta Fashion Week 2021

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 18 November 2020 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 194 2311761 3-kesatria-dewi-fashion-knight-di-jakarta-fashion-week-2021-QuV771xGGe.jpg Jakarta Fashion Week 2021 (Foto : Instagram/@totonthelabel)

Pekan mode Jakarta Fashion Week (JFW) 2021 akan tetap berlangsung meski di tengah pandemi. Konsep digital fasion week pun diadaptasi, serupa dengan pekan mode internasional lainnya yang sudah berlangsung.

Jakarta Fashion Week 2021 sendiri akan berpesta ria mulai dari 26-29 November 2020. Masyarakat bisa menikmati seluruh suguhan fashion show melalui platform JFW.TV. Tentu, dengan begitu publik bisa melihat karya anak bangsa di bidang fashion secara bebas.

Tidak lengkap rasanya kalau membahas JFW tanpa membicarakan Dewi Fashion Knight atau DFK. Puncak acara JFW tersebut selalu menghadirkan nama-nama desainer yang koleksinya selalu on point dan tentunya berkarakter.

Untuk JFW 2021, DFK bakal diisi oleh koleksi dari Chitra Soebyakto dengan brand Sejauh Mata Memandang, Lulu Lutfi Labibi dengan brand Lulu Lutfi Labibi, dan Toton Januar dengan brand Toton.

Baca Juga : Jakarta Fashion Week Virtual Tampilkan Modernisasi Batik Chic dengan Embroidery Handmade

Bukan sembarang nama yang bisa unjuk gigi di DFK. Ada alasan khusus seorang desainer bisa ditunjuk mengisi DFK runway di JFW.

Diterangkan Editor in Chief Dewi Magazine, Margaretha Untoro, ketiga nama itu sudah sangat dikenal publik. Selain itu, koleksi mereka bisa dipertanggung jawabkan sesuai dengan tema dari DFK 2021 yaitu GAIA atau Mother Earth.

"Toton, Lulu, dan Chitra adalah tiga sosok kreatif yang memiliki visi dan misi sesuai dengan tema DFK tahun ini yaitu GAIA atau Mother Earth," terangnya dalam Webinar, Selasa (17/11/2020).

Ketiga nama tersebut, sambungnya, secara konsisten bertanggung jawab dalam menerapkan praktik keberlangsungan atau sustainablity fashion. Ketiga nama ini pun selalu memiliki cerita yang menginspirasi dalam setiap koleksinya.

"Yang terpenting, kehadiran Lulu, Toto, dan Chitra dengan Sejauh Mata Memandang-nya selalu dinanti-nantikan oleh pencinta fashion," tambahnya.

So, konsep apa yang diusung ketiga kesatria Dewi Fashion Knight tersebut di Jakarta Fashion Week 2021?

1. Toton

Jakarta Fashion Week 2021

Koleksi DFK 2021 nanti Toton akan memberikan buah perenungannya selama pandemi berlangsung. Jadi, koleksinya berangkat dari pemikiran tentang sistem kepercayaan di Indonesia.

Makanya, nanti di DFK 2021, Toton akan memperlihatkan koleksi yang terinpsirasi dari arca-arca peninggalan agama Hindu dan Buddha yang penuh makna.

"Tidak ada bahan baru di koleksi ini, semuanya saya ambil dari apa yang saya punya dan itu semua terjadi karena pandemi ini," terangnya.

2. Sejauh Mata Memandang

Jakarta Fashion Week 2021

Sejauh Mata Memandang akan menampilkan koleksi yang simple tapi penuh makna. Koleksi yang diciptakan terinspirasi dari bagaimana perempuan zaman dulu berpakaian. Jadi, penikmat fashion akan melihat gambaran fashion zaman dulu yang dihidupkan kembali oleh cita rasa Sejauh Mata Memandang.

"Keistimewaan dari koleksi yang akan ditampilkan di DFK 2021 adalah kain tenun yang digunakan merupakan hasil pengolahan dari pra-consument waist yang kemudian diubah menjadi benang, lalu ditenun ulang," kata Chitra.

Itu ia lakukan sejalan dengan upaya dirinya untuk lebih menghargai dan mencintai bumi ini. Chitra mengatakan, dirinya tak ingin memperburuk masalah iklim yang disebabkan oleh industri fashion.

3. Lulu Lutfi Labibi

Jakarta Fashion Week 2021

Di penampilan DFK 2021 nanti, Lulu akan memperlihatkan koleksi super simple yang tetap estetik dilihat. Tidak banyak lurik yang akan ditonjolkan di show nanti, bahkan ada satu gaun hanya warna putih tanpa lurik.

"Sesuai dengan konsep yang coba aku tonjolkan yaitu kesederhanaan, aku ingin pencinta fashion melihat keindahan dalam kesederhanaan," ucap Lulu.

Puisi karya Joko Pinurbo menjadi akar ide terciptanya koleksi ini. Puisi-puisi tersebut bukan hanya jadi ide penciptaan koleksi, namun Lulu selipkan di kantun celana dan baju koleksinya.

Sama dengan Toton, Lulu pun tidak menggunakan bahan baru atau membeli bahan khusus untuk menciptakan koleksi untuk DFK 2021. "Semua bahan aku pakai dari apa yang ada di gudang. Ini juga sejalan dengan upaya kita terus mengurangi limbah fashion supaya bumi kita tidak semakin rusak," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini