Tak Lagi Jadi Obat Corona, BPOM Cabut Izin Penggunaan Hydroxychloroquine dan Chloroquine

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 18 November 2020 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 481 2311582 tak-lagi-jadi-obat-corona-bpom-cabut-izin-penggunaan-hydroxychloroquine-dan-chloroquine-qqkFqXorCF.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mencabut izin dua obat yang disebut sebagai obat corona, yakni hydroxychloroquine dan chloroquine. Dengan demikian, kedua jenis obat tersebut tidak lagi digunakan untuk pengobatan Covid-19.

Dalam keterangan tertulisnya, Plt Deputi Bidang Pengawasan Obat dan Makanan, Togi Junice Hutadjulu mengatakan, pencabutan ini seiring dengan perkembangan terkini, studi klinik di dunia untuk pengobatan Covid-19.

"Kami beritahukan bahwa BPOM telah menetapkan Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan terkait Pencabutan Persetujuan Penggunaan Darurat (Emergency Use Authorization I EUA) Obat yang mengandung Hydroxychloroquine Sulfate, dan Pencabutan Izin Edar obat yang mengandung Chloroquine Phosphate untuk pengobatan Covid-19," jelas dia dalam keterangan tertulisnya.

"Terkait dengan hal tersebut, maka kami menghimbau untuk obat yang mengandung Hydroxychloroquine Sulfate dan Chloroquine Phosphate agar tidak digunakan lagi dalam pengobatan Covid-19," tegasnya.

Berikut Berikut daftar obat yang mengandung hydroxychloroquine sulfate yang dicabut EUA antara lain:

Hydroxin produksi PT Dexa Medica

Hydroxychloroquine Sulfate produksi PT Dexa Medica

Hydroxychloroquine Sulfate produksi PT Imedco Jaya

Hyloquin produksi PT lmedco Jaya

Esele produksi PT Immortal Pharmaceutical Lab

Hydroxychloroquine Sulfate produksi PT Kimia Farma

Hydroxychloroquine Sulfate produksi PT Pratapa Nirmala

Farneltik produksi PT Pratapa Nirmala

Sanloquin produksi PT Sanbe Farma

Hydroxychloroquine Sulfate produksi PT Tempo Scan Pacifik

Hydroxychloroquine Sulfate produksi PT Tempo Scan Pacifik.

Sementara daftar obat yang mengandung chloroquine phosphate yang dicabut izin edarnya, adalah

Riboquin produksi PT Dexa Medica

Erlaquin produksi PT Erlangga Edi Laboratories (ERELA)

Chloroquine Phosphate produksi PT Indofarma

Chloroquine Phosphate produksi PT Kimia Farma

Chloroquine Phosphate produksi PT Mersifarma Tirmaku Mercusuna

Merquin 250 produksi PT Mersifarma Tirmaku Mercusuna

Chloroquine Phosphate produksi PT Mersifarma Tirmaku Mercusuna

Chloroquine Phosphate produksi PT Novapharin

Chloroquine Phosphate produksi PT Rama Emerald Multi Sukses.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini