Pegang Sertifikat Tes Negatif, 17 WNI Positif Covid-19 Tiba di Jepang

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 19 November 2020 11:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 481 2312230 pegang-sertifikat-tes-negatif-17-wni-positif-covid-19-tiba-di-jepang-GQBXdlt0nq.jpg Ilustrasi (Foto : Arabnews)

Pada 11 November 2020, dilaporkan 17 orang Indonesia tiba di Bandara Kansai, Jepang. Mereka semua dinyatakan positif Covid-19 usai melakukan pengecekan tes antigen Covid-19 setibanya di Jepang.

Padahal, ke-17 orang Indonesia tersebut mengantongi sertifikat tes Covid-19 dengan hasil negatif dari Indonesia. Karena kejadian ini, pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, salah satunya soal perincian infeksi yang terjadi.

Dikabarkan kantor berita asing NHK, menurut petugas karantina di Bandara Kansai, 17 orang Indonesia itu berjenis kelamin perempuan semua yang usianya remaja hingga 20-an. Mereka tiba dengan penerbangan langsung dari Jakarta.

Bandara Kansai

Hasil positif Covid-19 diketahui usai mereka mendarat di Bandara Kansai, dengan pengetesan menggunakan tes antigen Covid-19. Hasil keluar pada hari yang sama kedatangan, 11 November 2020.

Baca Juga : Heboh Foto Najwa Shihab Kenakan Kebaya Modern, Lebih Cantik dari Gaun Putih?

Ke-17 orang Indonesia itu semuanya diketahui tanpa gejala apapun pada saat kedatangan dan kini dirawat di salah satu hotel yang ada di prefektur Osaka.

Kasus seperti ini ternyata bukan pertama kali ditemukan petugas Bandara Kansai. Ya, ada beberapa kasus sebelumnya yang ditemukan bahwa orang dari luar negeri dinyatakan positif di stasiun karantina bandara. Tapi, jumlah 17 orang dari Indonesia ini jadi kasus pertama terbanyak.

Anehnya, 17 orang Indonesia ini memiliki sertifikat tes negatif Covid-19 dalam waktu 72 jam sebelum meninggalkan Indonesia.

Kantor karantina dan Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan mengatakan bahwa meskipun hasil tes positif usai dites, namun perlu untuk memastikan keandalan sertifikat negatif yang dibawa jika kasus seperti ini masih terjadi.

Bandara Kansai

Di sisi lain, mengenai langkah-langkah perbatasan terkait pandemi Covid-19, pemerintah setempat telah mengizinkan orang asing dengan status tinggal jangka menengah hingga panjang untuk memasuki negara itu sejak bulan lalu.

Sementara itu, terkait dengan keperluan 17 orang Indonesia datang ke Jepang, kantor berita NHK menjelaskan, mereka semua memiliki status tempat tinggal dan semuanya berencana untuk pergi ke prefektur Hiroshima.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini