Cegah Hipertensi saat Hamil dengan Diet Rendah Garam, Ini Cara Mudahnya!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 19 November 2020 15:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 481 2312328 cegah-hipertensi-saat-hamil-dengan-diet-rendah-garam-ini-cara-mudahnya-uThJf5uGHo.jpg Ilustrasi (Foto : Sheknows)

Ibu hamil cukup berisiko mengalami hipertensi. Ketika masalah itu muncul, maka risiko pre-eklamsia yang menyebabkan kematian pada janin pun semakin tinggi.

Di Indonesia sendiri, angka kasus pre-eklamsia mencapai 7 hingga 10 persen. Karena itu, penting sekali bagi ibu hamil untuk mengatur tekanan darahnya supaya menurunkan risiko hipertensi.

Menurut Kepala Program Studi Gizi Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) dr Toto Sudargo, SKM, M.Kes, mengontrol asupan kalori dan nutrisi sangat penting untuk mencegah risiko hipertensi selama kehamilan.

Ibu Hamil

Ada beberapa cara untuk mencegah hipertensi selama kehamilan, salah satunya dengan menerapkan pola makan yang memperbanyak asupan sayuran dan ikan. Tidak hanya itu, strategi diet rendah garam pun perlu dilakukan.

"Ini bukan hanya untuk mengontrol hipertensi tubuh, tapi juga meningkatkan imunitas si ibu maupun janin yang dikandungnya," terang dr Toto dalam webinar kesehatan, belum lama ini.

Baca Juga : Gatot Brajamusti Meninggal, Ini Kaitan Diabetes dan Hipertensi

Terkait dengan dua cara yang disarankan dr Toto, untuk perbanyak asupan ikan dan sayur, peneliti telah membuktikan bahwa kebiasaan itu bisa menekan risiko hipertensi gestasional sebesar 14 persen dan pre-eklamsia sebesar 21 persen.

"Kalau untuk diet rendah garam, tentunya ini dapat menurunkan risiko hipertensi selama kehamilan. Jika Anda tidak bisa mengurangi cita rasa makanan, maka Anda dapat mengganti garam dengan menggunakan bumbu umami seperti MSG. Ini bisa jadi solusi," ungkapnya.

MSG diperbolehkan untuk ibu hamil karena kandungan natrium dalam MSG hanya 1/3 dari kandungan natrium pada garam meja biasa. Tentu, takaran yang bijak sangat direkomendasikan pada penggunaan MSG ini di ibu hamil, ya.

Ibu Hamil

Di sisi lain, Perwakilan Ajinomoto Indonesia, Katarina Larasati, menjelaskan bahwa masyarakat Indonesia harus terus diedukasi tentang gizi. Sebab, dengan informasi yang tepat, itu akan mendukung ibu-ibu di Indonesia tetap sehat.

"Kami berharap agar masyarakat Indonesia, khususnya ibu yang sedang hamil, mendapat edukasi tentang gizi supaya mereka tetap sehat di tengah situasi pandemi seperti sekarang," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini