8 Dampak Buruk Bila Anda Jarang Keramas, Apa Saja?

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Kamis 19 November 2020 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 481 2312580 8-dampak-buruk-bila-anda-jarang-keramas-apa-saja-bQtwIsd3SL.jpg (Foto: Shutterstock)

Keramas atau membersihkan rambut merupakan hal yang penting untuk Anda lakukan. Dengan keramas, Anda sedang merawat rambut Anda dan mencegah terjadinya berbagai bahaya yang mengintai.

Berikut ini dampak buruk apabila Anda jarang keramas, dikutip dari Cosmopolitan.

Sakit kepala

Tidak hanya memberikan efek buruk pada rambut dan kulit kepala, kepala pun juga dapat terkena dampaknya. Menata rambut seperti mengikatnya akan membuat rambut menjadi tegang dan berpengaruh kepada saraf-saraf di kepala sehingga kepala menjadi terasa sakit.

Kulit kepala menjadi kasar

Ketika malas keramas, banyak orang memilih untuk menggunakan dry shampoo, yang dapat meminimalisir minyak pada kulit kepala. Namun, produk tersebut tidak berarti dapat menghilangkannya. “Itu tidak cukup membersihkan secara intens, kotoran dan minyak pada kulit kepala semakin lama akan menumpuk dan itu akan membuat tidak nyaman,” ujar Eric Spengler, seorang peneliti rambut.

Rambut akan rontok lebih banyak saat keramas

Menurut Spengler, ketika Anda sudah lama tidak mencuci rambut, Anda akan menyadari bahwa rambut akan lebih banyak rontok saat keramas pertama kali. Hal ini normal terjadi karena rambut yang lama tidak dicuci akan membuatnya lebih rapuh.

Rambut gatal dan kering

Penumpukan kotoran dan minyak dapat memicu timbulnya ketombe. Di mana ketombe tersebut akan membuat kulit kepala menjadi gatal. Semakin Anda menggaruk kulit kepala karena gatal, bisa jadi kulit kepala akan terluka. Hal tersebut dapat membuat akar rambut melemah dan rambut Anda menjadi rontok. Ketika musim hujan, rambut yang jarang dicuci akan membuatnya terlihat kering.

 Keramas atau membersihkan rambut merupakan hal yang penting untuk Anda lakukan.

Baca juga: Cegah Risiko Penyakit Paru Obstruktif Kronis pada Lansia, Lakukan Cara Ini

Rambut menjadi kasar

Selain memberikan efek pada kulit kepala, rambut yang jarang dicuci dapat membuat kotoran dan debu menjadi semakin menumpuk. “Bila rambut dalam keadaan tidak bersih maka minyak pada rambut akan menumpuk dan itu dapat menarik lebih banyak kotoran,” kata Spengler.

Rambut kusam dan tidak bersinar

Rambut yang jarang dicuci akan penuh dengan kotoran. Hal itu dapat menyebabkan warna serta tingkat kecerahan rambut akan berkurang. Rambut yang kotor akan cenderung lebih gelap dan kasar, yang membuat rambut tidak dapat memantulkan cahaya. Itulah sebabnya penting untuk mencuci rambut dengan kondisioner. Kondisioner berguna untuk menghaluskan kutikula rambut, terutama pada bagian tengah hingga ujung rambut.

Bau rambut tidak sedap

Kulit pada kepala sama halnya dengan tubuh Anda, yang mengandung minyak dan kelenjar keringat. Bakteri alami yang terdapat di dalamnya dapat menyebabkan bau yang tidak sedap jika Anda jarang mencuci rambut.

Volume rambut berkurang dan lepek

Jika Anda tidak rutin mencuci rambut maka rambut akan mudah terkena banyak kotoran dan debu. Terlebih jika Anda kerap melakukan styling pada rambut, produk-produk styling bukan tidak mungkin akan menempel pada rambut. Hal itu akan membuat rambut tidak bervolume dan justru menjadi berminyak (lepek).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini