Vaksin Covid-19 Besutan Pfizer dan BioNTech 94% Efektif pada Lansia

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 10:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 481 2312863 vaksin-covid-19-besutan-pfizer-dan-biontech-94-efektif-pada-lansia-Kk780J6vEi.jpg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

Vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech tampaknya melindungi 94% orang dewasa berusia di atas 65 tahun. Dari uji coba fase tiga lanjutan mereka menunjukkan bahwa vaksin itu bekerja dengan baik pada orang-orang dari segala usia dan etnis.

Perusahaan mengatakan mereka akan mengajukan otorisasi untuk penggunaan darurat jab di Amerika Serikat (AS). Uji coba tersebut melibatkan 41.000 orang di seluruh dunia. Sebagian diberi vaksin, dan yang lainnya diberi plasebo.

Minggu lalu, Pfizer dan BioNTech menerbitkan data awal yang menunjukkan vaksin tersebut menawarkan perlindungan 90% terhadap Covid-19 dan mengatakan tidak ada masalah keamanan.

Ini diikuti oleh data tentang vaksin yang dibuat oleh perusahaan AS Moderna yang menunjukkan perlindungan hampir 95% dan hasil yang sama menjanjikan dari uji coba lain yang dikembangkan di Rusia, yang disebut Sputnik.

Data Pfizer dan BioNTech, yang didasarkan pada data minggu lalu, menunjukkan bahwa vaksin tersebut 95% efektif berdasarkan 170 kasus Covid-19 yang berkembang pada sukarelawan.

Baca Juga : Waduh, Ternyata Tak Semua Cocok dengan Vaksin Covid-19

Hanya delapan di antara kelompok yang diberi vaksin, menunjukkan bahwa vaksin itu menawarkan perlindungan yang baik. Kasus lainnya berada di kelompok plasebo yang diberi suntikan.

Vaksin Covid-19

Pada orang dewasa yang lebih tua, yang paling berisiko terkena virus dan memiliki sistem kekebalan yang lebih lemah, vaksin tersebut bekerja sebaik pada generasi muda.

Para ilmuwan mengatakan data tersebut merupakan berita yang menggembirakan, dengan Prof Trudie Lang dari Universitas Oxford menggambarkannya sebagai "situasi yang luar biasa dan sangat meyakinkan".

"Untuk beralih dari mengidentifikasi virus baru menjadi memiliki beberapa vaksin pada saat mengajukan persetujuan regulasi adalah tonggak sejarah yang luar biasa bagi sains," katanya seperti dikutip BBC pada Jumat (20/11/2020).

Dalam uji coba tersebut, 42% dari semua peserta berasal dari latar belakang etnis yang beragam dan 41% berusia antara 56 dan 85 tahun. Masih belum jelas berapa lama perlindungan dari vaksin bertahan dan apakah itu dapat menghentikan penyebaran virus.

Pengembangan vaksin

Vaksin Covid-19

Ada ratusan vaksin yang sedang dikembangkan di seluruh dunia, dan sekitar selusin vaksin dalam tahap akhir pengujian, yang dikenal sebagai fase tiga.

Dua vaksin pertama menunjukkan hasil yang dibuat oleh Pfizer-BioNTech dan Moderna. Keduanya menggunakan pendekatan eksperimental, yang disebut mRNA, yang melibatkan penyuntikan sebagian kode genetik virus ke dalam tubuh untuk melatih sistem kekebalan.

Antibodi dan sel-T kemudian dibuat oleh tubuh untuk melawan virus corona. Vaksin Sputnik, yang dikembangkan di Rusia, juga telah merilis data awal dari fase tiga berdasarkan jumlah relawan dan kasus Covid-19 yang lebih sedikit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini