Selagi Menunggu Vaksin, Apa yang Bisa Kita Lakukan agar Terhindar dari Covid-19?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 17:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 481 2313233 selagi-menunggu-vaksin-apa-yang-bisa-kita-lakukan-agar-terhindar-dari-covid-19-iAnALtfuFu.jpg Uji coba vaksin Covid-19 (Foto: Biospace)

Pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir membuat sebagian besar masyarakat mulai resah. Selain takut terjangkit virus corona tersebut, banyak juga mereka yang depresi karena tidak bisa bertemu dengan para kerabat.

Sudah hampir setahun kita melakukan aktivitas secara virtual. Mulai dari meeting, berbelanja, hingga melepas rindu dengan para kerabat pun hanya sebatas video call saja. Kendati demikian, tak heran jika masyarakat mulai resah dan bertanya-tanya kapan vaksin akan diterbitkan.

 cuci tangan

Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Pedoman dan Protokol Tim Mitigasi PB IDI Eka Ginanjar mengatakan, membuat vaksin membutuhkan perjalanan yang panjang. Hal itu tidak mudah karena vaksin harus betul-betul aman dan bermanfaat.

"IDI mendukung adanya vaksin. Tapi kita harus tunggu sampai vaksin tersebut benar-benar aman dan bermanfaat. Begitu BPOM bilang aman, kita siap ikuti," kata Ginanjar melalui Live Streaming Instagram Okezone pada Jumat (20/11/2020).

Sementara itu, lanjut Ginanjar, sembari menunggu vaksin, ada baiknya masyarakat melakukan hal-hal yang bisa membuat dirinya terhindar dari Covid-19. Seperti menerapkan 3M (Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak).

"Covid-19 menular melalui droplet, artinya kita harus menghindari droplet. Bagaimana caranya? Ya tutupi hidung dan mulut dengan masker," jelasnya.

Selain menyebar lewat hidung dan mulut, droplet juga bisa muncul di permukaan benda. Dan tangan kita bisa menyentuh apa saja saat beraktivitas. Karena itu, Ginanjar pun mengimbau masyarakat agar mencuci tangan menggunakan sabun dan air selama 20 detik.

"Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir karena tangan kita aktif megang apaan saja kan," sambungnya.

Terakhir, Ginanjar juga menjelaskan bahwa droplet juga bisa melayang di udara. Karena itu, masyarakat pun harus menjaga jarak agar droplet yang sedang melayang di udara tersebut tidak mendarat di tubuhnya. Terlebih jika seseorang tersebut bersin, tentu droplet dapat menyebar lebih jauh lagi.

 Baca juga: 5 Potret Haru Vanessa Angel Bareng Baby Gala Sky Andriansyah, Bikin Baper!

"Droplet bisa menyebar sejauh 1 meter. Kalau orang bersin 2 meter. Artinya kita harus jaga jarak walaupun sudah memakai masker. Karena masker belum tentu efektif jika Anda tidak menjaga jarak. Makanya, 3M itu harus menjadi satu kesatuan dan tidak boleh ada yang ditinggalkan," pungkas Ginanjar.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini