Kisah Jagdterrier, Anjing Pemburu Hasil Rekayasa Genetika Jerman

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 23 November 2020 03:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 21 612 2313634 kisah-jagdterrier-anjing-pemburu-hasil-rekayasa-genetika-jerman-Dm7Xh12i9w.jpg Anjing Jagdterrier (Foto : Odditycentral)

Satu kelompok dengan 3 sampai 5 jagdterrier dapat mengalahkan babi hutan besar. Tapi ini adalah usaha berbahaya yang sering membuat anggota tim penyerang terbunuh. Namun, jika mereka selamat dari cedera, para petarung ini tidak trauma dan bersedia untuk bangkit dan memasuki peperangan setelah mereka bisa bangun kembali.

Toleransi mereka terhadap rasa sakit juga sangat legendaris. Dokter hewan dan pemburu menceritakan kisah tentang jagdterrier yang dijahit lukanya tanpa obat penghilang rasa sakit.

Anjing

Seringkali anjing ini disebut sebagai ‘dinamit dalam paket kecil’. Jagdterrier terkadang dibesarkan sebagai hewan peliharaan, tetapi para ahli memperingatkan bahwa pemilik harus selalu ingat bahwa spesies ini direkayasa sebagai anjing pemburu.

Jagdterrier dapat menjadi hewan peliharaan yang baik, tetapi mereka membutuhkan pelatihan yang cermat, dan hanya akan mendengarkan perintah pemiliknya. Mereka cenderung sangat agresif terhadap anjing lain.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini